SALAK — Suasana di MTs Swasta Sukaramai, Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat, Jumat (7/8/2026) pagi itu terasa berbeda. Bukan ada upacara bendera atau kegiatan belajar mengajar biasa, melainkan “pesta demokrasi” versi anak madrasah — pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) periode 2026/2027.
Dikemas menyerupai pelaksanaan pemilihan kepala daerah sungguhan, kegiatan ini menghadirkan tiga pasangan calon yang bersaing secara sehat. Mulai dari penyediaan kotak suara, surat suara, hingga proses pencoblosan dan penghitungan suara, semuanya ditata sedemikian rupa sehingga para siswa seolah sedang mengikuti pemilihan umum sesungguhnya.
Tiga pasangan calon yang maju adalah Pasangan Nomor Urut 1, Surya & Naila; Nomor Urut 2, Olivia & Lolo; serta Nomor Urut 3, Syakila & Icha. Sebanyak 70 pemilih — terdiri atas 65 siswa dan 5 guru — menggunakan hak suaranya secara bertahap sejak pukul 10.00 WIB. Suasana berlangsung tertib namun penuh antusiasme. Ada yang serius mencoblos, ada yang berbisik-bisik, dan tak jarang muncul ekspresi-ekspresi lucu yang membuat suasana semakin cair.
Kepala Madrasah MTs Swasta Sukaramai, Sarinah Banurea, S.Pd.I, menjelaskan bahwa pemilihan ini merupakan agenda rutin setiap awal tahun ajaran baru. Lebih dari sekadar memilih pengurus OSIM, kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembelajaran demokrasi bagi para siswa.
“Proses pemilihan kali ini kita buat sebagaimana pilkada berlangsung. Ini penting agar anak-anak mendapatkan pengetahuan, pembelajaran, serta pembiasaan karakter dalam menjalankan peran berdemokrasi,” ujar Sarinah di sela-sela proses pencoblosan.
Ketegangan memuncak saat tiba saatnya penghitungan suara. Setiap surat suara yang dibacakan disambut sorak-sorai pendukung pasangan yang bersangkutan, sekaligus suara kecewa dari pendukung pasangan lain. Wajah-wajah tegang bercampur rasa penasaran mewarnai ruangan, membuktikan bahwa persaingan berlangsung ketat meski dilakukan secara santun.
Hingga akhirnya pukul 11.35 WIB, hasil penghitungan suara resmi diumumkan. Pasangan Nomor Urut 1, Surya & Naila, unggul dengan meraih 33 suara sah dan resmi terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIM MTs Swasta Sukaramai periode 2026/2027.
Pasangan terpilih pun menyampaikan komitmennya untuk menjaga nama baik madrasah, mendorong kedisiplinan, serta merangkul seluruh siswa tanpa terkecuali. Sarinah Banurea pun berpesan agar kemenangan tersebut diikuti dengan kerja nyata.
“Buktikan janji yang telah disampaikan dalam orasi sebelum pemilihan. Jadilah teladan yang baik bagi teman-teman dan buatlah perubahan yang positif di madrasah ini dengan ide dan inovasi baru,” pesannya.
Di balik kesederhanaan acara tersebut, tersimpan makna yang mendalam. Para siswa belajar bahwa demokrasi bukan hanya soal siapa yang menang dan siapa yang kalah, melainkan tentang keberanian menyampaikan gagasan, menghargai pilihan orang lain, menerima hasil dengan lapang dada, serta siap memikul tanggung jawab.
Sebuah “pilkada mini” yang sederhana, namun menjadi fondasi berharga bagi generasi muda dalam memahami makna demokrasi. Selamat kepada Surya & Naila, dan selamat belajar menjadi pemimpin yang bertanggung jawab.
Njuah-njuah!






























