Heboh Oknum ASN Dairi Dituding Meremas Payudara Putri Tetangga Yang Masih SMP

REDAKSI DAIRI

- Redaksi

Selasa, 23 Desember 2025 - 12:35 WIB

5012 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidikalang – Indonesia24News.Com

Ada ada saja memang perilaku salah satu oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Dairi ini. Melihat putri tetangga masih mau remaja dan lagi ranum ranumnya ibarat buah, dan masih murid Sekolah Menengah Pertama (SMP) bukannya di lindungi dan dianggap putri sendiri, malah berbuat tidak senonoh tega meremas payudaranya.

Perilaku tidak senonoh dilakukan oknum ASN Dairi ini seketika  menguap dan membuat heboh warga seputaran desa Pengguruan di Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi. Provinsi Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan di duga oknum ASN kita sebut namanya Bandot warga desa Pangguruan, Kecamatan Sumbul dan masih tetangga korban berbuat tidak senonoh ini bukan sekali saja namun sudah sering disaat Bunga (korban) disuruh ayahnya untuk membeli minuman tuak ke kedai lapo Bandot.

Kejadian itu terkuak sekitar 24 November 2025 lalu. Ayah Bunga menyuruh putrinya untuk membeli minuman seperti biasanya, namun si anak menolak suruhan bapaknya” gak mau lagi aku, bapak suruh kesitu. Takut payudaraku di pegang sama Bandot” ucapnya.

Mendengar itu sang Bapak dan keluarga sangat terkejut dan melaporkan pelaku (25/11) ke Polres Dairi untuk mendapat ke adilan dan pelaku dapat dihukum sesuai perbuatannya.

Pelaku Membantah Berbuat Tidak Senonoh

Ketika dikonfirmasi melalui saluran hp miliknya, Selasa (22/12) inisial MS alias Bandot mengatalkan bahwa kasus asusila yang membelitnya membantah dan menjawab bahwa kabar itu fitnah.

“Walaupun sudah dilaporkan ke Polres Dairi, itu kabar fitnah kepada saya dan akibatnya mereka satu keluarga sudah di usir dari kampung oleh warga” ucapnya membela diri.

Membela diri sah sah saja untuk melindungi kesalahannya. Namun apakah mungkin keluarga korban mau melaporkan kejadian yang tidak benar ke Polisi apalagi mengorbankan harga diri putrinya. Biarlah hukum yang bertidak sesuai hukum (Ginting)

Berita Terkait

Jutaaan Anggaran Ketahanan Pangan Desa Adian Gupa Tahun 2025 Di Duga Diselewengkan
Oknum Kadis Arogan Marahi Petugas Perumda Tirta Nciho , Ini Tanggapan Orangtua Korban Dan Direktur PDAM
Komitmen Wujudkan Zero Halinar, Rutan Sidikalang Gelar Razia Insidentil di Blok Hunian
Pasien Meninggal Dunia Karena Tak Dapat Sisrute. Direktur RSU Dan Bupati Dairi Dapat Tanggapan Minor
Pasien Meninggal Dunia Gak Dapat Rujukan SISRUTE, ini Penjelasan Direktur RSU Sidikalang
Petani Mulai Menjerit Manis Duku Tigalingga Dairi Tak Semanis Harganya
Kisah Seorang Bapak Penjual Kerupuk 20 Kilometer Jalan Kaki Untuk Mencari Rejeki
Dana Desa Kuta Jungak Pakpak Bharat TA.2023-2024 Dipertanyakan Peruntukannya

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 13:56 WIB

Pelajar Bergantungan di Angkutan, Polres Aceh Tenggara Turun Tangan Demi Keselamatan

Rabu, 23 September 2026 - 15:08 WIB

Malam Hari, Polsek Lawe Sigala-gala Gelar Razia KRYD, Cegah Gangguan Kamtibmas

Senin, 21 September 2026 - 23:34 WIB

Banjir Susulan Terjang Desa Kuning I, Polsek Bambel Respon Cepat Amankan Jalur Nasional

Senin, 21 September 2026 - 17:30 WIB

Kasat Binmas Aceh Tenggara menjadi Pembina Upacara, Pesan Jauhi Narkoba dan Knalpot Brong serta Siswa Bijak Bermedia Sosial

Senin, 21 September 2026 - 15:51 WIB

Strong Point Pagi Hari, Personel Polres Aceh Tenggara Perkuat Pengaturan Lalu Lintas di Titik Rawan

Senin, 21 September 2026 - 14:24 WIB

Polres Aceh Tenggara Tingkatkan Kesiapsiagaan, Hadapi Potensi Bencana dengan Respons Cepat

Jumat, 18 September 2026 - 11:26 WIB

Di Tengah Musibah, Kapolres dan Bupati Aceh Tenggara Hadir Menguatkan Korban Kebakaran

Kamis, 17 September 2026 - 17:26 WIB

46 Knalpot Brong Dimusnahkan, Polres Aceh Tenggara Tegaskan Komitmen Tertib Berlalu Lintas

Berita Terbaru