Pasien Meninggal Dunia Karena Tak Dapat Sisrute. Direktur RSU Dan Bupati Dairi Dapat Tanggapan Minor

REDAKSI DAIRI

- Redaksi

Minggu, 18 Januari 2026 - 22:41 WIB

50205 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidikalang-Indonesia24News.com

Satu pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang meninggal dunia karena tidak mendapat rujukan sistim ter integrasi (Sisrute). Peristiwa itu viral dalam video diunggah FB Landen Landen dan pihak RSUD Sidikalang dituding lamban memberikan rujukan ke rumah sakit lain.

Ironisnya, video itu terus menyebar dan masing masing memberikan pendapat minor dan mengkritik Direktur RSU bahkan sampai ke Bupati Dairi.

Hal ini sangat disayangkan oleh Direktur RSUD Sidikalang, dr. Mey Sitanggang. Disebutkan, boleh berpendapat tapi jangan berasumsi yang belum tentu benar.

Komentar minor di medsos ini bermula meninggalnya salah satu pasien RSUD Sidikalang atas nama Tiamsa Banjarnahor (78), Minggu (18/1) dan viral diunggah akun FB Landen Landen, dan menuding meninggalnya pasien akibat penundaan rujukan ke Rumah Sakit lain di Medan.

Video ini menyebar ke salah satunya di group Dairi Kekelengen (WAG DK) tepatnya pada akun Marhaenis dengan nada sinis

Pemkab Dairi tutup mata atas keluh kesah, aspirasi masyarakat yg beredar dipublik. Ini cerminan kepemimpinan Bupati yg tidak mampu dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab”

Postingan kritikan ini dinilai kurang etis karena tanpa tau kebenaran sesungguhnya namun akun Marhaenis sudah mengkritik Bupati Dairi Ir.Vikcner Sinaga.

Direktur RSUD Sidikalang. dr Mey Sitanggang menjelaskan kejadian yang sebenarnya berdasarkan diagnosa dokter Spesialis Dalam.

Direktur RSU Sidikalang berharap jangan murah  berasumsi jika tidak mengetahui kebenaran yang sebenarnya.

” Pasien sudah diupayakan dirujuk ke rumah sakit lain di Medan melalui SISRUTE agar pasien dirujuk ke RS lain di Medan, tapi tidak ada satupun rumah sakit di Medan, menyatakan kesediaan menerima pasien, ujarnya menjelaskan.

Tak ada Hubungannya Dengan Bupati

Meninggalnya pasien RSUD Sidikalang atas nama Tiamsa Banjar Nahor (78) penduduk desa Perrik Mbue. Bupati Dairi ikut terseret  sorotan miring dilontarkan akun Marhaenis di WAG DK.

Kritik ini dianggap berlebihan, jelas Togar Togatorop salah seorang tokoh masyarakat Kabupaten Dairi di Sidikalang ketika diminta komentar. Apakah pantas Bupati Dairi Ir.Vickner Sinaga jadi sasaran kritikan pedas karena peristiwa itu?

Pengalaman serupa pernah dirasakan keluarga  Togar Togatorop tidak mendapatkan rujukan ke RS Medan karena rumah sakit tujuan dinyatakan penuh.

Menurutnya, pasien meninggal itu akibat aturan yang dibuat BPJS yakni SISRUTE, dimana diatur kalau Rumah Sakit mau merujuk pasien ke rumah sakit lain misalnya di Medan, pihak rumah sakit harus menghubungi rumah sakit tujuan.

Apabila rumah sakit tujuan menolak dengan alasan pasien penuh, maka sesuai dengan aturan pasien mau tak mau harus ditangani di Rumah Sakit awal sampai ada rumah sakit rujukan yang mau menerima.

Tetapi kalau keluarga membawa pasien langsung ke rumah sakit di Medan misalnya, langsung saja dibawa ke IGD. Akan tetapi di Rumah Sakit awal harus membayar sebagai pasien umum, agar di Medan nantinya bisa menggunakan BPJS (Ginting)

Berita Terkait

Jutaaan Anggaran Ketahanan Pangan Desa Adian Gupa Tahun 2025 Di Duga Diselewengkan
Oknum Kadis Arogan Marahi Petugas Perumda Tirta Nciho , Ini Tanggapan Orangtua Korban Dan Direktur PDAM
Komitmen Wujudkan Zero Halinar, Rutan Sidikalang Gelar Razia Insidentil di Blok Hunian
Pasien Meninggal Dunia Gak Dapat Rujukan SISRUTE, ini Penjelasan Direktur RSU Sidikalang
Petani Mulai Menjerit Manis Duku Tigalingga Dairi Tak Semanis Harganya
Kisah Seorang Bapak Penjual Kerupuk 20 Kilometer Jalan Kaki Untuk Mencari Rejeki
Dana Desa Kuta Jungak Pakpak Bharat TA.2023-2024 Dipertanyakan Peruntukannya
Penghentian Sementara Pelayanan HD Di RSU Sidikalang, Ini Jawaban Pihak Managemen

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:19 WIB

Prestasi atau Sekadar Seremoni? Menguji Nyali RW di Balik Kasus Asusila yang Membeku di Polda Metro Jaya

Rabu, 29 April 2026 - 00:25 WIB

Zero Toleransi! Polsek Dolok Batu Nanggar Buktikan Komitmen Berantas Narkoba Tanpa Negosiasi — Sabu 21 Klip dan Satu Tersangka Berhasil Diringkus

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:51 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Narkoba dan Pemalsuan Tanda Tangan di Organisasi Pers, Kapan Ada Tindakan Tegas?

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:36 WIB

Berawal dari Pengaduan Masyarakat (Dumas) ke Ditnarkoba Polda Sumut: Polres Simalungun Bergerak Cepat Tangkap 5 Komplotan Penjahat Narkoba

Senin, 23 Februari 2026 - 20:30 WIB

Polisi Ungkap Jaringan Narkotika Lintas Provinsi, 1 Warga Medan dan 2 Napi Mantan Calon Bupati Gayo Lues Periode 2025-2030

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:09 WIB

Literasi Digital Lemah, Rajaberas 88 Manfaatkan Celah dengan Iming-Iming Hadiah Besar yang Sulit Dipertanggungjawabkan

Senin, 26 Januari 2026 - 20:53 WIB

Kasus Hogi Sleman: Polisi Sebut Noodweer Akses, Tersangka Tak Ditahan

Minggu, 28 Desember 2025 - 22:24 WIB

Unit Reskrim Polsek Medan Helvetia Ciduk Pelaku Curanmor Bersama Sepeda Motor Hasil Curian

Berita Terbaru