Kemandirian Pangan di Pakpak Bharat

REDAKSI AS

- Redaksi

Selasa, 4 November 2025 - 01:50 WIB

5079 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat,Berita ini melaporkan kegiatan positif yang dipimpin oleh Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, di mana ia turut memetik cabai merah yang ditanam oleh personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemadam Kebakaran, dan Penyelamatan di kabupaten tersebut. Inisiatif ini memanfaatkan lahan pekarangan kosong di samping kantor untuk menanam cabai merah, sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian pangan di Kabupaten Pakpak Bharat.

Latar Belakang dan Pelaksanaan Lokasi dan Partisipan:

Penanaman dilakukan secara gotong royong oleh personel Satpol PP dan Damkar, terutama mereka yang memiliki waktu luang, seperti dari Bidang Damkar dan Penyelamatan. Modal untuk bibit, mulsa, pupuk, dan kebutuhan lainnya disediakan oleh Kasat (Kepala Satuan).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kutipan Personel:

Seorang anggota personel menyatakan, “Lahan ini kami olah bersama-sama, oleh teman-teman yang kebetulan tidak ada kegiatan… Kalau modal beli bibit, mulsa, pupuk dan lainnya itu dari pak Kasat.”Tujuan: Kegiatan ini mengikuti arahan Bupati untuk memaksimalkan lahan kosong guna mendukung swasembada pangan lokal, yang merupakan salah satu program peningkatan sektor pertanian di kabupaten.

Keterlibatan Tokoh Lain

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tumanggor mengajak Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, S.Si., M.T., anggota Komisi II DPR RI sedang menjalankan agenda di Pakpak Bharat. Kehadiran ini menambah dimensi dukungan dari tingkat nasional terhadap inisiatif lokal.Pernyataan BupatiFranc Bernhard Tumanggor menekankan nilai kegiatan ini sebagai contoh yang patut ditiru.

Ia berkata:

“Ini sangat bagus, patut di contoh, sebagai perwujudan dari dukungan terhadap program Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden kita, Bapak Prabowo Subianto. Saya sering mengajak seluruh jajaran di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat untuk mengimplementasikan program ini melalui pemanfaatan lahan-lahan kosong di lingkungan kantor masing-masing. Hal ini merupakan salah satu dari sekian banyak program-program peningkatan sektor pertanian di kabupaten ini.

“Konteks Lebih LuasProgram Asta Cita:

Ini merujuk pada visi pembangunan Presiden Prabowo Subianto yang diluncurkan pasca-pemilu 2024, menekankan delapan prioritas utama (Asta Cita) seperti ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan pertanian. Inisiatif di Pakpak Bharat selaras dengan pilar ketahanan pangan, yang mendorong pemanfaatan lahan idle untuk produksi lokal.

Manfaat bagi Masyarakat:

Di daerah seperti Pakpak Bharat (kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia), program semacam ini dapat mengurangi ketergantungan impor sayuran, meningkatkan pendapatan personel pemerintah, dan menjadi model untuk komunitas sekitar. Cabai merah, sebagai komoditas harian, dipilih karena mudah ditanam di lahan terbatas dan memiliki nilai ekonomi tinggi.

Implikasi:

Kegiatan ini menunjukkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat, serta peran personel publik dalam mendukung agenda nasional. Jika direplikasi, bisa berkontribusi pada target nasional swasembada pangan hingga 2029.Berita ini menggambarkan langkah konkret menuju pembangunan berkelanjutan. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, seperti detail tentang Pakpak Bharat atau program Asta Cita, saya siap membantu!//RS

Berita Terkait

Bupati Pakpak Bharat Dorong Langkah Cepat Cegah Konflik di Kawasan Eks PBPH
Serunya “Pilkada Mini” di MTs Swasta Sukaramai: Belajar Demokrasi Sejak Dini  
Hari Jadi ke-23 Pakpak Bharat: Mengenang Perjuangan Tokoh Pemekaran dan Menyatu di Bawah Semangat “Kasah Kininduma”  
Di Bawah Payung Mocca: Cerita Sederhana Hari Jadi ke-23 Pakpak Bharat  
Bupati Pakpak Bharat Ajukan Proposal Pengembangan Fasilitas Kesehatan Senilai Rp42,315 Miliar ke Menteri Kesehatan
Wakil Bupati Pakpak Bharat Tinjau Pembangunan Dapur MBG di Tinada dan Kerajaan
MUTSYUHITO SOLIN NINJAU POSYANDU, AWASI PENANGANAN STUNTING
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Rakor Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumut
Tag :

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Ketua DPRK: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kepedulian dan Kebersamaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:02 WIB

Bupati Pakpak Bharat Dorong Langkah Cepat Cegah Konflik di Kawasan Eks PBPH

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:33 WIB

Kakanwil Ditjenpas Sumut Monitoring Lapas Pancur Batu, Pastikan Kualitas Layanan dan Pemenuhan Hak Warga Binaan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 01:21 WIB

Satu Tanjak Satu Semangat, Kapolres dan LAMR Meranti Eratkan Silaturahim

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:49 WIB

Persempit Ruang Gerak Pengedar, Polres Bireuen Berhasil Sita 10,6 Kg Sabu dan Tangkap 2 Tersangka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Resmi Pimpin Polres Cimahi, AKBP Moh. Faruk Rozi Langsung Tancap Gas: Pelaku Penganiayaan Anak yang Viral Berhasil Ditangkap

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:11 WIB

Dana BOS Pemeliharaan SMPN 2 Katapang Ratusan Juta per Tahun, Sejumlah Fasilitas Sekolah Justru Memprihatinkan

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:29 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan dan Penjarahan di Dompu, Ketua Komunitas Mahasiswa Bima Mendesak Aparat Bertindak Tegas

Berita Terbaru