Asiah Ungkap Detik-detik Bayinya Tewas Usai Disuntik Bidan di Desa Belanti

INDONESIA 24

- Redaksi

Selasa, 12 Agustus 2025 - 00:46 WIB

50214 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Ogan Ilir – Setelah dua tahun tanpa kejelasan, kasus kematian bayi milik Asiah, warga Desa Belanti, Kecamatan Tanjung Raja, kembali mencuat ke publik. Kasus ini diduga akibat malpraktik yang dilakukan oleh seorang bidan desa berinisial Y, dan kini kembali ditangani pihak kepolisian.

Senin (11/8/2025), Asiah bersama kuasa hukumnya, Dirwansyah, SH, mendatangi Mapolres Ogan Ilir untuk memenuhi panggilan penyidik. Pemeriksaan kali ini disebut sebagai upaya pendalaman kasus yang menimpa anaknya, Muhammad Agustus, yang meninggal dunia pada usia tiga hari pada 8 Agustus 2023 lalu. Bayi tersebut sebelumnya lahir sehat, namun meninggal setelah mendapat suntikan atau pengambilan sampel darah oleh bidan desa.

Dari pantauan di lapangan, Asiah (32) datang bersama suaminya, Romli (42), serta satu saksi penting yakni dukun beranak bernama Syaidah (64) yang membantu proses persalinan. Mereka tiba di Mapolres sekitar pukul 10.00 WIB. Sebelumnya, pihak kepolisian juga sudah melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam bayi pada 2 November 2023 untuk kepentingan penyelidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asiah menuturkan kepada wartawan bahwa pada hari kejadian, bidan tersebut datang tanpa diundang. Ia mengaku hanya diberitahu bahwa bidan hendak mengambil sampel, tanpa penjelasan detail jenis sampel yang dimaksud. “Waktu itu saya melahirkan anak keempat dibantu dukun beranak. Anaknya lahir normal, sehat walafiat. Beberapa hari kemudian bidan datang dan menyuntik di bagian tumitnya. Setelah itu anak saya meninggal,” kata Asiah.

Ia menambahkan bahwa bidan sempat mengatakan makanan bayinya salah, padahal sang bayi hanya diberi ASI. “Anak kami tak meninggal kalau tidak didatangi dan disuntik oleh bidan tersebut,” tegasnya.

Asiah juga mengungkap bahwa tiga kali persalinan sebelumnya selalu ditangani oleh dukun, dan semua anaknya sehat. Namun, kejadian kali ini berbeda dan meninggalkan luka mendalam. Ia meyakini suntikan atau tindakan bidan menjadi penyebab kematian bayinya.

“Kalau tindakan itu tidak dilakukan, anak saya pasti masih sehat dan tidak meninggal,” ucapnya.

Asiah berharap kepolisian segera menuntaskan kasus ini dan menetapkan tersangka. Ia juga meminta agar berkas perkara segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Ogan Ilir untuk dapat diadili di pengadilan. “Saya ingin keadilan untuk anak saya. Setiap anak berhak hidup, dan apa yang terjadi ini tidak boleh menimpa keluarga lain,” pungkasnya.

PPWI Ogan Ilir.

Berita Terkait

Prestasi atau Sekadar Seremoni? Menguji Nyali RW di Balik Kasus Asusila yang Membeku di Polda Metro Jaya
Zero Toleransi! Polsek Dolok Batu Nanggar Buktikan Komitmen Berantas Narkoba Tanpa Negosiasi — Sabu 21 Klip dan Satu Tersangka Berhasil Diringkus
Dugaan Penyalahgunaan Narkoba dan Pemalsuan Tanda Tangan di Organisasi Pers, Kapan Ada Tindakan Tegas?
Berawal dari Pengaduan Masyarakat (Dumas) ke Ditnarkoba Polda Sumut: Polres Simalungun Bergerak Cepat Tangkap 5 Komplotan Penjahat Narkoba
Polisi Ungkap Jaringan Narkotika Lintas Provinsi, 1 Warga Medan dan 2 Napi Mantan Calon Bupati Gayo Lues Periode 2025-2030
Literasi Digital Lemah, Rajaberas 88 Manfaatkan Celah dengan Iming-Iming Hadiah Besar yang Sulit Dipertanggungjawabkan
Kasus Hogi Sleman: Polisi Sebut Noodweer Akses, Tersangka Tak Ditahan
Unit Reskrim Polsek Medan Helvetia Ciduk Pelaku Curanmor Bersama Sepeda Motor Hasil Curian

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:33 WIB

Kakanwil Ditjenpas Sumut Monitoring Lapas Pancur Batu, Pastikan Kualitas Layanan dan Pemenuhan Hak Warga Binaan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Serunya “Pilkada Mini” di MTs Swasta Sukaramai: Belajar Demokrasi Sejak Dini  

Minggu, 2 Agustus 2026 - 01:21 WIB

Satu Tanjak Satu Semangat, Kapolres dan LAMR Meranti Eratkan Silaturahim

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:49 WIB

Persempit Ruang Gerak Pengedar, Polres Bireuen Berhasil Sita 10,6 Kg Sabu dan Tangkap 2 Tersangka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Resmi Pimpin Polres Cimahi, AKBP Moh. Faruk Rozi Langsung Tancap Gas: Pelaku Penganiayaan Anak yang Viral Berhasil Ditangkap

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:11 WIB

Dana BOS Pemeliharaan SMPN 2 Katapang Ratusan Juta per Tahun, Sejumlah Fasilitas Sekolah Justru Memprihatinkan

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:51 WIB

Hari Jadi ke-23 Pakpak Bharat: Mengenang Perjuangan Tokoh Pemekaran dan Menyatu di Bawah Semangat “Kasah Kininduma”  

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:04 WIB

Di Bawah Payung Mocca: Cerita Sederhana Hari Jadi ke-23 Pakpak Bharat  

Berita Terbaru

GAYO LUES

LIRA Serukan Pengusutan Dugaan Pungli Dinas Pertanian Gayo Lues

Sabtu, 15 Agu 2026 - 00:52 WIB