Walaupun Diklarifikasi Dinas Pertanian Gayo Lues, LIRA tetap Minta APH bertindak Sesuai Dengan Aturan

INDONESIA 24

- Redaksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:54 WIB

5039 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES – Sawah yang sejatinya menjadi tumpuan hidup rakyat kecil di Kabupaten Gayo Lues kini berubah menjadi ladang jarahan birokrasi.

Dugaan skandal korupsi dan pungutan liar (pungli) sistematis menerpa Dinas Pertanian setempat. Sebanyak 32 kelompok tani dilaporkan menjadi korban bermodus setoran “kewajiban” proyek.

Isu miring yang telah mengendap selama beberapa bulan terakhir ini akhirnya meledak ke permukaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) menuntut Aparat Penegak Hukum (APH) agar segera memeriksa para oknum-oknum kantor yang bersembunyi di balik meja dinas tersebut.

Aktivis LIRA Gayo Lues, M. Purba, SH, membongkar siasat lancung yang diduga kuat didalangi oleh oknum internal Dinas Pertanian. Modus operandi yang dijalankan terbilang rapi namun sangat serakah.

Begitu anggaran bantuan untuk program irigasi perpompaan dan perpipaan mendarat di rekening kelompok tani, para ketua kelompok langsung “ditodong” komitmen upeti. Nilai potongannya pun sangat fantastis, berkisar antara 25 hingga 30 persen dari total pagu anggaran.

“Uang tersebut wajib disetorkan kembali kepada salah satu oknum di dinas terkait. Besaran persentasenya sudah didikte dari awal sebelum proyek berjalan,” ungkap sumber tepercaya secara blak-blakan.Jika kalkulator keadilan digunakan, angka rampokan ini sungguh memuakkan.

Ada pun besaran Pagu Untuk program irigasi perpompaan, ada 18 kelompok tani yang masing-masing mengantongi anggaran Rp153 juta dengan total Rp2,754 miliar.

Apabila disunat hingga 25- 30 persen, maka ada sekitar Rp 826 juta uang kelompok tani yang diduga mengalir ilegal ke kantong oknum-oknum tertentu.

Angka itu belum termasuk program irigasi perpipaan yang menyasar 14 kelompok tani lainnya dengan pagu Rp93 juta per kelompok (total Rp1,302 miliar).

Jika ditotal secara keseluruhan, potensi kerugian Negara disinyalir menembus angka ratusan juta rupiah dan sangat layak untuk disidangkan dimeja Hijau untuk memberi efek jera kepihak-pihak terkait.

Kecurigaan publik kian menebal saat LIRA melakukan investigasi lapangan. Di sejumlah titik pengerjaan irigasi persawahan, tim tidak menemukan satu pun plang informasi proyek.

Proyek bersumber uang negara sengaja dibuat “gelap gulita” tanpa papan nama. Ini adalah pelanggaran fatal terhadap asas transparansi yang diatur UU Keterbukaan Informasi Publik.

Tindakan menyembunyikan sumber anggaran ini memicu pertanyaan besar: Apakah untuk menutupi pengurangan volume fisik akibat anggarannya sudah habis disunat di awal?

APH dituntut tidak mandul dan segera menyeret oknum -oknum yang terlibat demi menyelamatkan uang negara dan harga diri hukum di Kabupaten Gayo Lues (Yang Berjuluk Seribu Bukit Tersebut). (red)

Berita Terkait

LIRA Serukan Pengusutan Dugaan Pungli Dinas Pertanian Gayo Lues
LIRA Gayo Lues Desak Transparansi, Bantah “Kondusif” Versi Dinas Pertanian Soal Dugaan Potongan Bantuan Irigasi
LSM LIRA Mendesak APH Sikat Praktik Pungli di Lingkungan Dinas Pertanian Gayo Lues
Peserta Seleksi Baitul Mal Kabupaten Gayo Lues Minta Pansel Buka Nilai Tes Secara Transparan
Pengembangan Kasus Berbuah Hasil, Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ringkus Dua Pelaku dan Sita Ratusan Gram Ganja
Berbekal Informasi Warga, Satresnarkoba Gayo Lues Ringkus Satu Pelaku Penyalahgunaan Narkoba, Pengedar Diburu
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Berhasil Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Sabu, Seorang ASN Diamankan
Dari Limbah hingga Dokumen Produksi, PT Rosin Dipandang Seolah Kebal Hukum dari Hulu ke Hilir

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Yahdi Hasan: Pendidikan dan Perdamaian Jadi Kunci Masa Depan Aceh, Disampaikan di Hari Damai Aceh ke-21 Untuk Menyongsong HUT ke-81 RI di SMAN 1 Badar, Kab. Aceh Tenggara

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Pastikan Jajaran Siap Bertugas, Kapolres Aceh Tenggara Cek Kesiapan Mako Polsek Semadam

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Cek Kesiapan Polsek Babussalam, Tegaskan Pelayanan Harus Maksimal

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Informasi Warga Ditindaklanjuti, Sabu 0,36 Gram Berhasil Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Jelang HUT RI ke-81, Wakapolres dan Forkopimda Aceh Tenggara Bagikan Bendera Merah Putih Gratis kepada Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Sinergi Jaga Kebersihan Bumi Metuah, Kapolres dan Forkopimda Tinjau TPST Lawe Serke

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Ganja 4,7 Kg Disembunyikan di Bawah Tempat Tidur, Satresnarkoba Bongkar Peredaran di Ketambe

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Jadi Pembina Upacara di SMAN 1 Kutacane, Kapolres Ajak Pelajar Raih Cita-Cita dan Jauhi Narkoba

Berita Terbaru

GAYO LUES

LIRA Serukan Pengusutan Dugaan Pungli Dinas Pertanian Gayo Lues

Sabtu, 15 Agu 2026 - 00:52 WIB