Tanah Karo Sudah Tidak Aman, Kantor LMP Karo Diserang OTK, Polisi Diminta Usut Tuntas

- Redaksi

Minggu, 24 Agustus 2025 - 05:01 WIB

50644 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabanjahe, Karo — Situasi keamanan di Kabupaten Karo kembali menjadi sorotan setelah Kantor Sekretariat Markas Cabang (Macab) Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Karo yang berada di Jalan Desa Singa, Kelurahan Lau Cimba, Kabanjahe, diserang sekelompok orang tidak dikenal (OTK). Insiden itu terjadi pada Rabu (20/8/2025) sekitar pukul 18.00 WIB.

Penyerangan dilakukan secara mengejutkan dengan menggunakan satu unit mobil ambulans sebagai kendaraan operasional. Berdasarkan keterangan saksi, sekitar 12 orang terlibat dalam aksi brutal tersebut. Mereka mendatangi kantor sekretariat LMP, lalu melakukan penganiayaan terhadap anggota organisasi sekaligus merusak sejumlah fasilitas.

Akibat penyerangan itu, satu orang anggota LMP mengalami luka bacok di lengan kanan akibat sabetan senjata tajam. Tidak hanya itu, sebuah mobil branding LMP yang terparkir di lokasi juga dirusak, sementara kursi dan meja di dalam ruangan sekretariat hancur akibat tebasan parang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang saksi mata yang berada di sekitar lokasi menceritakan detik-detik kejadian. “Para pelaku langsung menyerang, membacok anggota LMP dengan senjata tajam, merusak mobil, kursi, dan meja. Setelah itu mereka pergi menggunakan mobil ambulans,” ujarnya.

Mengetahui adanya insiden itu, Kasat Reskrim Polres Tanah Karo, AKP Ericks R. Nainggolan, bersama tim langsung mendatangi lokasi pada malam kejadian. Ia meminta agar masyarakat mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. “Masalah ini serahkan kepada kami. Kami akan menanganinya sampai tuntas,” kata Ericks.

Menyusul peristiwa tersebut, Direktur LBH Macab LMP Kabupaten Karo, Marhen Sinulaki, melaporkan kasus ini secara resmi ke Polres Tanah Karo. Laporan Polisi tercatat dengan nomor LP/B/381/VIII/2025/SPKT/POLRES TANAH KARO/POLDA SUMATERA UTARA pada 22 Agustus 2025 pukul 19.40 WIB. Dalam laporannya, Marhen yang didampingi Juliadi Kaban SH, menekankan pentingnya pengungkapan motif penyerangan. “Kami meminta agar seluruh pelaku segera ditangkap dan motif penyerangan ini diungkap secepatnya agar terang benderang,” ujarnya.

Dukungan untuk pengungkapan kasus ini juga datang dari pengurus pusat LMP. Wakil Ketua Umum DPP Laskar Merah Putih, Leo Situmorang, SH, MH, yang hadir langsung ke Kantor LMP Tanah Karo menegaskan agar pihak kepolisian mengusut kasus hingga ke dalang intelektualnya. “Kami minta dan percayakan agar Polres Tanah Karo mengusut tuntas kasus ini sampai aktor intelektualnya,” kata Leo.

Sementara itu, warga sekitar mengaku semakin resah dengan situasi keamanan di Tanah Karo. Seorang warga, B. Karo-Karo (50), menilai kejadian ini memperlihatkan bahwa kondisi keamanan tidak lagi kondusif. “Masyarakat jadi cemas, Tanah Karo sudah tidak aman di masa pemerintahan saat ini,” ucapnya.

Penyerangan ini menambah daftar panjang kasus kekerasan kelompok yang terjadi di Sumatera Utara dalam beberapa tahun terakhir. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan, termasuk menelusuri identitas pelaku dan penggunaan ambulans sebagai sarana penyerangan yang dinilai janggal. Masyarakat menunggu langkah tegas kepolisian untuk menjawab keresahan dan mengembalikan rasa aman di Kabupaten Karo.

Reporter: Raniwati Situkir

Berita Terkait

Kadisbudporapar, Asisten Bupati dan Hendra Pin Sambut dan Apresiasi serta Berterimakasih, Film ” Pulang Kampung” Syuting di Jembatan Kaca Gundaling Sky Hill
Penampilan Paduan Suara SMP Negeri 1 Kabanjahe Meriahkan Hardiknas 2026 Kabupaten Karo
Tawuran Pelajar Makin Menjadi, Anggota DPRD Karo Firman Firdaus Sitepu Minta Jangan Saling Menyalahkan, Mari Bergandeng Tangan
Polimik Pajak Roga dan Dolat Rayat, Pemerintah Jangan Buka Ruang Konflik
Hakim Torong Berikan Konsultasi Hukum Kepada Keluarga Yang Membutuhkan di Alfa Omega Cafe Kabanjahe
Hinca Panjaitan : Tak Akan Ada Kita Temukan Mati Karena Kelaparan ! Tapi Akan Selalu Ada Mati Karena Ketidakadilan
Semarak HBP ke-62, Rutan Kabanjahe Buka Pekan Olahraga Pegawai dan Warga Binaan
IPB Bogor dan Pemdes Sempajaya Selenggarakan Penelitian dan Pelatihan Teknis Pembuatan Data dan Rekomendasi Pemupukan Partisipatif.

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:29 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan dan Penjarahan di Dompu, Ketua Komunitas Mahasiswa Bima Mendesak Aparat Bertindak Tegas

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:32 WIB

Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang Terima Dua Piagam Penghargaan Langsung dari Kapolda Sumut

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:32 WIB

Kapolres Binjai Tinjau Program Kemandirian Warga Binaan, Dorong Kolaborasi Berkelanjutan dengan Lapas

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:00 WIB

Lapas Pekanbaru Intensif Lakukan Pengejaran Warga Binaan yang Melarikan Diri, Libatkan Tim Gabungan Lapas, Kanwil, dan Kepolisian

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:49 WIB

Andar Amin Harahap: Penyelesaian Masalah Agraria Harus Jadi Prioritas Nasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:04 WIB

Dari Ribuan Doa hingga Senyum Anak Yatim, Syukuran Hari Lahir ke 39 Ferdy Sanjaya Sembiring Dipenuhi Cinta dan Keberkahan

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:39 WIB

Enam Tahun Mangkrak, Rp44 Miliar Telah Terpakai: Ini Pelanggaran Hukum dan Pengkhianatan Hak Hidup Rakyat

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:40 WIB

Kaperwil Mitrapolisi.com Aceh Beri Tenggat kepada Dun Belanda: Buka Identitas dan Bukti atau Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru