CMA Batch 19: Melahirkan Profesional Akuntansi Manajemen Berkelas Dunia

INDONESIA 24

- Redaksi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 00:28 WIB

5044 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 1 Agustus 2026– Sertifikasi Internasional Certified Management Accountant (CMA) Batch 19 resmi dimulai pada 1–7 Agustus 2026 di Hotel Ciputra, Jakarta. Program yang diselenggarakan oleh RAD Indonesia ini diikuti oleh 35 peserta, terdiri atas 5 dosen dan 30 profesional dari berbagai sektor industri, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi akuntansi manajemen dan kepemimpinan keuangan di tingkat global.

Menariknya, peserta tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dari Singapura. Di Indonesia, peserta datang dari enam provinsi, yaitu Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Bali. Keberagaman tersebut menunjukkan semakin tingginya kebutuhan terhadap sertifikasi internasional yang mampu menjawab tantangan profesi keuangan di era transformasi bisnis dan ekonomi global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program Preparation CMA Batch 19 membahas dua modul utama, yaitu Strategic Cost Management (SCM) dan Strategic Business Analyst (SBA). Seluruh materi disampaikan langsung oleh jajaran pimpinan ICMA Australia, yakni Prof. Dr. Janek Ratnatunga, Chief Executive Officer (CEO) ICMA Australia, serta Dr. Chris D’Souza, Chief Financial Officer (CFO) ICMA Australia. Kehadiran kedua pakar internasional tersebut memberikan wawasan terkini mengenai praktik akuntansi manajemen strategis yang diterapkan di berbagai perusahaan global.

Pada Opening Ceremony yang digelar 1 Agustus 2026, Prof. Dr. Ana Sopanah, Direktur PT. RAD Indonesia, menegaskan bahwa sertifikasi internasional CMA telah menjadi kebutuhan penting bagi para profesional keuangan.

“Di tengah perubahan lingkungan bisnis yang semakin dinamis, profesional keuangan dituntut tidak hanya menguasai aspek teknis akuntansi, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir strategis, pengambilan keputusan berbasis data, serta kepemimpinan yang mampu menciptakan nilai bagi organisasi. Sertifikasi CMA menjadi salah satu investasi kompetensi yang sangat penting untuk menjawab tantangan tersebut,” ujarnya.

Selama pelaksanaan pelatihan, peserta menunjukkan antusiasme tinggi melalui diskusi interaktif, penyelesaian berbagai studi kasus, hingga simulasi penerapan konsep dalam dunia kerja. Pendekatan pembelajaran berbasis praktik tersebut menjadikan materi yang diberikan relevan dengan kebutuhan industri dan dunia akademik.

Salah satu peserta, William Christianto dari Harita Group, mengaku memperoleh pengalaman belajar yang sangat berharga.

> “Sertifikasi Internasional CMA Batch 19 memberikan kombinasi teori dan praktik yang relevan dengan industri global. Program ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi di bidang akuntansi manajemen dan memperluas perspektif profesional secara internasional,” ungkapnya.

Testimoni serupa disampaikan Maya Susanti dari KUFPEC Indonesia (Anambas) B.V.

“CMA Batch 19 yang diselenggarakan RAD Indonesia sangat profesional, baik dari sisi narasumber maupun penyelenggaraan. Materi serta studi kasus yang diberikan sangat relevan dengan kondisi bisnis saat ini, sementara alur pembelajaran membantu peserta memahami setiap topik secara sistematis,” katanya.

Sementara itu, Gina Harventy, Ketua Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), menilai program ini memberikan nilai tambah yang signifikan bagi akademisi.

“Mengikuti Certified Management Accountant Batch 19 benar-benar *worth it*. Pembelajaran disampaikan secara terstruktur oleh para pakar yang mampu menghubungkan teori dengan kasus nyata dalam management accounting. Pengalaman ini sangat berharga untuk meningkatkan kompetensi yang dapat diimplementasikan baik di dunia akademik maupun profesional,” tuturnya.

Melalui penyelenggaraan **Certified Management Accountant (CMA) Batch 19**, RAD Indonesia bersama ICMA Australia terus memperkuat komitmennya dalam mencetak profesional keuangan yang memiliki kompetensi internasional, berpikir strategis, dan mampu bersaing di tingkat global. Program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan pemegang sertifikasi internasional, tetapi juga melahirkan agen perubahan yang mampu mendorong transformasi tata kelola keuangan di berbagai organisasi serta meningkatkan daya saing profesi akuntansi Indonesia di kancah internasional.

Berita Terkait

Belanja Anggaran Pembangunan Infrastruktur Aceh Tenggara Capai 29 Persen, Kepala BPKD Tegaskan Transparansi
Subuh Keliling dan Jumat Curhat, Kapolres Aceh Tenggara Bangun Kedekatan Bersama Warga Semadam
Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat
Pastikan Program Berjalan Optimal, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Dua SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Kesiapsiagaan Jajaran
Perkuat Sinergi dan Kebersamaan, Kapolres Aceh Tenggara Tatap Muka dan Silaturahmi Bersama Bhayangkari Se-Cabang Aceh Tenggara
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”
Prestasi Pendidikan Aceh Tenggara Makin Diperhitungkan, Piagam Nasional Diborong di HUT RI

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Peserta Seleksi Baitul Mal Kabupaten Gayo Lues Minta Pansel Buka Nilai Tes Secara Transparan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Pengembangan Kasus Berbuah Hasil, Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ringkus Dua Pelaku dan Sita Ratusan Gram Ganja

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:39 WIB

Berbekal Informasi Warga, Satresnarkoba Gayo Lues Ringkus Satu Pelaku Penyalahgunaan Narkoba, Pengedar Diburu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:11 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Berhasil Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Sabu, Seorang ASN Diamankan

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:36 WIB

Dari Limbah hingga Dokumen Produksi, PT Rosin Dipandang Seolah Kebal Hukum dari Hulu ke Hilir

Selasa, 5 Mei 2026 - 01:57 WIB

PT Rosin Tidak Cukup Hanya Mengaku Patuh, LIRA Minta Bukti di Lapangan dan Dokumen Resmi

Selasa, 28 April 2026 - 04:18 WIB

Dari Gayo Lues ke Medan, Getah Pinus Ilegal Kerap Ditindak, PT Rosin Trading Internasional Kini Jadi Sorotan

Selasa, 28 April 2026 - 02:53 WIB

Polda Aceh Diminta Periksa Dugaan Ekspor dan Legalitas Operasi PT Rosin Trading Internasional di Gayo Lues

Berita Terbaru