Viral LGBT Diduga di THM Paragon, DPD PWMOI Pekanbaru Bidang Pendidikan Desi Novita Dukung Aksi Tokoh Masyarakat Riau Menutup Tempat Tersebut.

INDONESIA 24

- Redaksi

Rabu, 4 Februari 2026 - 03:05 WIB

5081 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru: Berapa hari yang lalu beredar sebuah video pesta Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) berdurasi 28 detik yang viral di media sosial, diduga terjadi di Tempat Hiburan Malam (THM) Paragon sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Kota Pekanbaru.

Dampak dari video tersebut, kemarin (2/2) berbagai elemen masyarakat dan beberapa organisasi serta gabungan mahasiswa, serta tokoh beberapa masyarakat Riau menggelar aksi damai di depan THM Paragon. Selasa (3/2/2026)

Terkait hal tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesian (DPD PWMOI) Kota Pekanbaru, Bidang Pendidikan, Desi Novita, ikut mendukung aksi demonstrasi yang dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat dan juga para tokoh masyarakat Riau didepan THM Paragon Pekanbaru, karna dinilai tidak sejalan dengan norma sosial dan nilai budaya Melayu yang selama ini dijunjung tinggi di Riau.

“Kami mengecam keras dan menolak keberadaan LGBT di bumi Melayu Lancang Kuning, serta mendorong revisi peraturan daerah (Perda) untuk pembinaan, dan juga menegaskan menolak semua propaganda LGBT dan meminta perilaku tersebut dimasukkan dalam kategori perbuatan pidana”, tegas Desi Novita.

“Apabila hal ini terus dibiarkan, maka generasi muda khususnya anak-anak pelajar akan terpengaruh ke prilaku yang menyimpang”.

Desi menegaskan agar Walikota Pekanbaru memberikan sangsi tegas, berupa pencabutan izin, kalau ini dibiarkan akan merusak generasi muda khususnya anak-anak yang masih sekolah.

Lanjutnya, Kami sangat prihatin karena dengan maraknya LGBT di kota Pekanbaru sangat bertolak belakang dengan karakter kota Pekanbaru sebagai kota Melayu yang religius, karna Provinsi Riau sebagai negeri Melayu yang kuat keislamannya,” ujar Desi Novita

“Secara aktif DPD PWMOI Pekanbaru menolak pesta LGBT yang diduga terjadi di THM Paragon Pekanbaru, dengan alasan dapat merusak moral bangsa dan masa depan umat manusia khususnya masyarakat kota Pekanbaru, serta dunia pendidikan.

Lanjutnya, maraknya LGBT di THM Pekanbaru, dapat merusak akhlak generasi muda kita, tentunya tidak selaras dengan arah pembangunan Kota Pekanbaru yang telah dicanangkan pemerintah daerah yaitu menjadikan Pekanbaru sebagai kota berbudaya, maju, dan sejahtera, ucap Desi.

Kami berharap agar THM Paragon segera ditutup secara permanen, karna telah melakukan pelanggaran norma agama selain itu telah melakukan pelanggaran Perda, karna kerap kali tutup tidak sesuai dengan apa yang sudah ditetapkan oleh Pemko Pekanbaru, kata Desi Novita

Dari pantauan awak media, tampak dilokasi demo pada (2/2) kemarin yaitu mantan Gubernur Riau, Edi Natar Nasution, Tokoh Riau, Hj. Azleni Agus, Koordinator aksi Ustad Sophian, Organisasi Kemelayuan, Elemen Mahasiswa dan Masyarakat. Demo tersebut dijaga ketat oleh pihak kepolisian untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Demo berlangsung tertib dan damai, dan Pagar THM akhirnya berhasil digembok oleh masa aksi.

(Tim)

Berita Terkait

Polemik Pemilihan Tuha Peut Blang Baro Rambong Memanas,P2 TPG Minta Proses Dikaji Ulang Sebelum Pelantikan
Bukan Hanya Mengatur Jalan, Polres Aceh Tenggara Jadi Pelindung Anak Saat Berangkat Sekolah
Kapolres Bireuen Tekankan Sinergi Ulama dan Aparat Saat Hadiri Haul ke-2 Tusop Jeunieb di Jeunieb
Ketua Presidium FPII Dra Kasihhati Hadiri Pelantikan Kalapas Musi Banyuasin dan Kalapas Lahat di Sumsel
Ketua DPRK: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kepedulian dan Kebersamaan
Haji Affan Alfian Bintang SE dan Hj. Mariani Harahap, Sosok Dermawan dan Rendah Hati di Tengah Semarak HUT RI ke-81
Bupati Pakpak Bharat Dorong Langkah Cepat Cegah Konflik di Kawasan Eks PBPH
Kakanwil Ditjenpas Sumut Monitoring Lapas Pancur Batu, Pastikan Kualitas Layanan dan Pemenuhan Hak Warga Binaan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:19 WIB

Prestasi atau Sekadar Seremoni? Menguji Nyali RW di Balik Kasus Asusila yang Membeku di Polda Metro Jaya

Rabu, 29 April 2026 - 00:25 WIB

Zero Toleransi! Polsek Dolok Batu Nanggar Buktikan Komitmen Berantas Narkoba Tanpa Negosiasi — Sabu 21 Klip dan Satu Tersangka Berhasil Diringkus

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:51 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Narkoba dan Pemalsuan Tanda Tangan di Organisasi Pers, Kapan Ada Tindakan Tegas?

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:36 WIB

Berawal dari Pengaduan Masyarakat (Dumas) ke Ditnarkoba Polda Sumut: Polres Simalungun Bergerak Cepat Tangkap 5 Komplotan Penjahat Narkoba

Senin, 23 Februari 2026 - 20:30 WIB

Polisi Ungkap Jaringan Narkotika Lintas Provinsi, 1 Warga Medan dan 2 Napi Mantan Calon Bupati Gayo Lues Periode 2025-2030

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:09 WIB

Literasi Digital Lemah, Rajaberas 88 Manfaatkan Celah dengan Iming-Iming Hadiah Besar yang Sulit Dipertanggungjawabkan

Senin, 26 Januari 2026 - 20:53 WIB

Kasus Hogi Sleman: Polisi Sebut Noodweer Akses, Tersangka Tak Ditahan

Minggu, 28 Desember 2025 - 22:24 WIB

Unit Reskrim Polsek Medan Helvetia Ciduk Pelaku Curanmor Bersama Sepeda Motor Hasil Curian

Berita Terbaru