Wahlin Munthe, SH,MM : Alam Mesti Dijaga Sebelum Mendatangkan Bencana

REDAKSI DAIRI

- Redaksi

Rabu, 10 Desember 2025 - 14:33 WIB

50105 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidikalang -Indonesia24News.com

Alam dan lingkungannya mestilah sama sama kita  jaga  dan jika dirusak, bakal mendatangkan bencana. Hal itu diingatkan, Direktur Perumda Tirta Nciho, Kabupaten Dairi Wahlin Munthe, SH, MM ketika bincang bincang dengan media ini Indonesia24News.com Rabu(10/12) di ruang kerjanya.

Mengingat bannyaknya bencana alam terjadi di pulau Sumatera yang menelan banyak korban jiwa dan harta bisa sebagai pengingat, jika hutan dan pohon yang ditanam Tuhan ternyata gak bisa dirusak secara semberono karena bisa membawa bencana alam yang dahsyat, terjadi tanah longsor, iklim bumi semakin panas dan kekeringan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Debit Sumber Mata Air Menyusut

Disebutkan, alam juga sudah mulai rusak di Kabupaten Dairi. Karena menurut Wahlin, Munthe. Dampaknya mulai terasa, dimana sumber mata air bersih debitnya semakin mengecil sehingga cukup mengkhawatirkannya, selaku pimpinan Perumda Tirta Nciho Kabupaten Dairi.

Diuraikanya lagi, akibat hutan yang mulai rusak dan gundul di tambah kemarau panjang beberapa waktu lalu melanda Kabupaten Dairi, membuat sumber mata air bersih Perumda Tirta Nciho Dairi di beberapa titik debitnya menyusut drastis bisa menimbulkan kesulitan besar yang bakal dihadapi.

“Jika hutan tetap dirusak secara membabi buta, dan tidak segera dilakukan reboisasi kembali. Bukan tidak mungkin Kabupaten Dairi akan terjadi bencana alam dan terjadi krisis air minum” ujarnya.

Menciptakan Lagu Untuk Bertaubat Merusak Alam

Selain Direktur Perumda Lae Nciho Kabupaten Dairi. Wahlin Munthe juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Dairi, berharap agar segera bertaubat merusak alam untuk keselamatan bersama.

Disela sela kesibukannya. Wahlin Munthe juga menciptakan lagu berjudul “BUMI TERSAKITI” sebagai pengingat agar kita jangan meyakiti bumi dan segera bertaubat sebelum terlambat (Ginting)

 

 

Berita Terkait

Jutaaan Anggaran Ketahanan Pangan Desa Adian Gupa Tahun 2025 Di Duga Diselewengkan
Oknum Kadis Arogan Marahi Petugas Perumda Tirta Nciho , Ini Tanggapan Orangtua Korban Dan Direktur PDAM
Komitmen Wujudkan Zero Halinar, Rutan Sidikalang Gelar Razia Insidentil di Blok Hunian
Pasien Meninggal Dunia Karena Tak Dapat Sisrute. Direktur RSU Dan Bupati Dairi Dapat Tanggapan Minor
Pasien Meninggal Dunia Gak Dapat Rujukan SISRUTE, ini Penjelasan Direktur RSU Sidikalang
Petani Mulai Menjerit Manis Duku Tigalingga Dairi Tak Semanis Harganya
Kisah Seorang Bapak Penjual Kerupuk 20 Kilometer Jalan Kaki Untuk Mencari Rejeki
Dana Desa Kuta Jungak Pakpak Bharat TA.2023-2024 Dipertanyakan Peruntukannya

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 02:17 WIB

Dari PAD Anjlok sampai Utang Honorer, Alasan DPRK Cecar Walikota Subulussalam M. Rasyid Bancin

Minggu, 26 Juli 2026 - 02:13 WIB

Liburan Massal 54 Kepala SMP Negeri Ogan Ilir ke Lampung Tuai Sorotan, Klarifikasi Muncul, Etika Tetap Dipertanyakan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:56 WIB

Penahanan Febrie Tanpa Rompi dan Borgol Tuai Sorotan, PW GP Al Washliyah: Jangan Ada Tersangka VIP, Semua Sama di Mata Hukum

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:45 WIB

Rapat Dengar Pendapat Di DPRD Dairi Himpunan Lintas Organisasi Masyarakat Dairi Tolak Tegas Kehadiran PT.DPM

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:51 WIB

Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Guncang Bandung, KDM dan Kepala Daerah Bandung Raya Kompak Tampil

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:03 WIB

Pijat Tradisional Lampung H.Abdulazis Ahli Pembesar Kejantanan Pria

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:51 WIB

Bhabinkamtibmas Jadi Sahabat Petani, Polsek Sabak Auh Sukseskan Swasembada Pangan

Senin, 11 Mei 2026 - 11:24 WIB

Klarifikasi Ketua Panitia Pengisian BPD Karangbahagia Soal Dugaan Pungli ke Peserta

Berita Terbaru