Pakpak Bharat Prioritaskan HDDAP untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

REDAKSI AS

- Redaksi

Jumat, 21 November 2025 - 17:22 WIB

5069 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat – Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat mengadakan Rapat Koordinasi Kelompok Kerja (Pokja) dan Sosialisasi Horticulture Development in Dryland Areas Project (HDDAP) Pakpak Bharat 2025. Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Garuda, Kantor Bupati Pakpak Bharat ini, dihadiri oleh Penanggung Jawab HDDAP Direktorat Hilirisasi Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Subardi, S.TP, M.Si. Dalam kesempatan tersebut, Subardi memaparkan potensi pengembangan HDDAP di Kabupaten Pakpak Bharat.

 

Kabupaten Pakpak Bharat terpilih sebagai salah satu lokasi prioritas HDDAP dari 13 kabupaten di Indonesia, dengan target pengembangan kawasan hortikultura seluas 327,72 hektare. Program ini akan difokuskan pada beberapa klaster atau subproyek, yaitu:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

– Kuta Dame: Komoditas kentang (139,7 hektare)

 

– Kuta Saga: Komoditas bawang merah (77,33 hektare)

 

– Perpulungan: Komoditas bawang merah (21,89 hektare)

 

– Kuta Meriah: Komoditas bawang merah (15,29 hektare)

 

– Aornakan II: Komoditas bawang merah (73,52 hektare)

 

“Bantuan yang akan diberikan meliputi infrastruktur dasar seperti irigasi, alat mesin pertanian (alsintan) berupa kultivator, traktor, pompa air, dan lain-lain,” jelas Subardi.

 

Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM, yang mewakili Bupati, menyampaikan harapannya agar HDDAP dapat memberikan dampak langsung pada pengembangan pertanian di Kabupaten Pakpak Bharat, terutama di lahan-lahan kering.

 

“Mudah-mudahan dengan kehadiran bapak-bapak dari Kementan hari ini bisa membantu kami di Pakpak Bharat, bisa sukses besar. Kami juga berharap para Kepala Desa dapat mendorong masyarakat untuk meningkatkan produksi pertanian, khususnya kentang dan bawang, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Jalan Berutu.

 

Pemerintah Republik Indonesia, melalui Kementerian Pertanian, bekerja sama dengan Asian Development Bank (ADB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD), terus mempercepat pelaksanaan HDDAP. Program nasional ini bertujuan untuk meningkatkan produksi hortikultura, memperkuat ketahanan iklim, serta membuka peluang ekonomi bagi petani di wilayah lahan kering. Program ini dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang melalui:

 

– Peningkatan infrastruktur, layanan input, akses lahan dan air, serta konektivitas.

 

– Peningkatan produksi adaptif terhadap perubahan iklim.

 

– Penguatan rantai nilai dan pasar hortikultura.

 

– Penguatan kapasitas kelembagaan pemerintah dan organisasi petani.

 

Investasi HDDAP dilakukan melalui perencanaan Horticulture Cluster Development Plan (HCDP) di setiap klaster. HCDP memiliki urgensi tinggi sebagai landasan utama integrasi perencanaan teknis, pembiayaan, serta pembagian peran antar pemangku kepentingan. Target penyelesaian HCDP di Kabupaten Pakpak Bharat telah ditetapkan secara ketat, dimulai dengan penerbitan Keputusan Kepala Daerah tentang Calon Petani – Calon Lahan (CPCL).

 

Target penyelesaian dokumen HCDP adalah sebagai berikut:

 

– Kuta Dame (melalui tahapan proses perencanaan hingga evaluasi HCDP di daerah, pusat, ADB, dan pengesahan di daerah): Mei 2026

 

– Aornakan II: Juni 2026

 

– Kuta Meriah, Kuta Saga, dan Perpulungan: Juli 2026

 

Pembangunan atau penyediaan infrastruktur diharapkan dapat dimulai pada Juni – Desember 2026, dan fase budidaya komoditas pada awal 2027.

 

Melalui implementasi terstruktur, pemantauan berkala, serta dukungan pemerintah pusat dan daerah, HDDAP diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan pendapatan petani, serta membuka peluang investasi sektor hortikultura yang lebih kompetitif dan berkelanjutan. Percepatan penyusunan HCDP menjadi kunci untuk mewujudkan seluruh capaian HDDAP sesuai jadwal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani di wilayah lahan kering.//RS

Berita Terkait

Bupati Pakpak Bharat Dorong Langkah Cepat Cegah Konflik di Kawasan Eks PBPH
Kakanwil Ditjenpas Sumut Monitoring Lapas Pancur Batu, Pastikan Kualitas Layanan dan Pemenuhan Hak Warga Binaan
Serunya “Pilkada Mini” di MTs Swasta Sukaramai: Belajar Demokrasi Sejak Dini  
Satu Tanjak Satu Semangat, Kapolres dan LAMR Meranti Eratkan Silaturahim
Persempit Ruang Gerak Pengedar, Polres Bireuen Berhasil Sita 10,6 Kg Sabu dan Tangkap 2 Tersangka
Resmi Pimpin Polres Cimahi, AKBP Moh. Faruk Rozi Langsung Tancap Gas: Pelaku Penganiayaan Anak yang Viral Berhasil Ditangkap
Dana BOS Pemeliharaan SMPN 2 Katapang Ratusan Juta per Tahun, Sejumlah Fasilitas Sekolah Justru Memprihatinkan
Hari Jadi ke-23 Pakpak Bharat: Mengenang Perjuangan Tokoh Pemekaran dan Menyatu di Bawah Semangat “Kasah Kininduma”  
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:33 WIB

Kakanwil Ditjenpas Sumut Monitoring Lapas Pancur Batu, Pastikan Kualitas Layanan dan Pemenuhan Hak Warga Binaan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Serunya “Pilkada Mini” di MTs Swasta Sukaramai: Belajar Demokrasi Sejak Dini  

Minggu, 2 Agustus 2026 - 01:21 WIB

Satu Tanjak Satu Semangat, Kapolres dan LAMR Meranti Eratkan Silaturahim

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:49 WIB

Persempit Ruang Gerak Pengedar, Polres Bireuen Berhasil Sita 10,6 Kg Sabu dan Tangkap 2 Tersangka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Resmi Pimpin Polres Cimahi, AKBP Moh. Faruk Rozi Langsung Tancap Gas: Pelaku Penganiayaan Anak yang Viral Berhasil Ditangkap

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:11 WIB

Dana BOS Pemeliharaan SMPN 2 Katapang Ratusan Juta per Tahun, Sejumlah Fasilitas Sekolah Justru Memprihatinkan

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:51 WIB

Hari Jadi ke-23 Pakpak Bharat: Mengenang Perjuangan Tokoh Pemekaran dan Menyatu di Bawah Semangat “Kasah Kininduma”  

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:04 WIB

Di Bawah Payung Mocca: Cerita Sederhana Hari Jadi ke-23 Pakpak Bharat  

Berita Terbaru

GAYO LUES

LIRA Serukan Pengusutan Dugaan Pungli Dinas Pertanian Gayo Lues

Sabtu, 15 Agu 2026 - 00:52 WIB