Beredar Issu Kepala Desa Dolok Tolong Dairi Diduga Terlibat Jual Beli Tanah Kawsan Hutan.

REDAKSI DAIRI

- Redaksi

Senin, 22 September 2025 - 22:02 WIB

5096 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia24.News.net

Hutan Dairi yang kaya aneka ragam hayati terus menerus dirusak oknum yang hendak mencari kekayaan.

Padahal dampak yang ditumbulkan dari perbuatannya, suatu saat bisa menimbulkan bencana kekeringan, bencana tanah longsor dan mengancam jiwa manusia dan mahluk hidup lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti Hutan sekitar desa Dolok Tolong, Kecamatan Sumbul Pegagan Kabupaten Dairi misalnya, mulai dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dari pemantauan anggota LSM GPRI Kabupaten Dairi beserta timnya baru baru ini terlihat satu buah alat berat jenis eksavator dikawasan hutan yang dimaksud.

Informasi dari lapangan, Tim Investigasi LSM GPRI Sumut. Muliadi Siboro menemukan beberapa kejanggalan kenapa bisa alat berat berada di seputar areal kawasan hutan?

Beredar issunya, menyebutkan jika oknum Kepala Desa Dolok Tolong, diduga ikut terlibat kegiatan ilegal ini dengan memperjual belikan tanah disekitar arel hutan.

Dugaan itu diperkuat ketika tim Investigasi LSM GPRI dilapangan ketemu dengan salah seorang warga masyarakat bermarga Tampubolon.

Dari keterangan warga itu kepada Muliadi dan timnya mengaku, areal hutan yang telah dikerjakan alat berat diperjual belikan kepada masyarakat dengan harga bervariasi antara 150 juta sampai 180 juta per Hektarnya, kemudian untuk dijadikan perladangan, ujar Muliadi menirukan bahasa Tampubolon.

Untuk mengetahui kebenarannya. Muliadi Siboro dan timnya mengaku mengkonfirmasi kepada Kepala Desa Dolok Tolong bermarga Pintu Batu.

Pada saat itu tegas Muliadi Siboro mempertanyakan keterlibatan Kepala Desa dengan perusakan Hutan dengan alat berat dilapangan.

Kepala Desa Dolok tolong membantah berdalih tidak mengetahuinya sama sekali jika di areal hutan diseputar desanya telah dirusak.

Namun anehnya, ketika dipertanyakan seputar surat jual beli lahan yang dan ditanda tangani Kepala Desa Dolok Tolong. Dia diam seribu bahasa tanpa memberikan jawaban sama sekali.

Atas adanya kasus jual beli lahan hutan untuk dijadikan perladangan.LSM GPRI Sumut. Muliadi Siboro menegaskan agar pihak aparat penegak hukum mau mengusut oknum yang terlibat untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya didepan hukum, tegasnya.

Ketika media ini mengkonfirmasi kepada Kepala Desa Dolok Tolong, Senin (22/9) melalui pesan WA ke nomor miliknya tidak mendapat respon dari yang bersangkutan padahal pesan terlihat centang dua.

Ketika dihubungi secara langsung, terlihat nada dering, namun juga tidak direspon pada sekitat pukul.21.30 Wib (ginting)

 

Berita Terkait

Jutaaan Anggaran Ketahanan Pangan Desa Adian Gupa Tahun 2025 Di Duga Diselewengkan
Oknum Kadis Arogan Marahi Petugas Perumda Tirta Nciho , Ini Tanggapan Orangtua Korban Dan Direktur PDAM
Komitmen Wujudkan Zero Halinar, Rutan Sidikalang Gelar Razia Insidentil di Blok Hunian
Pasien Meninggal Dunia Karena Tak Dapat Sisrute. Direktur RSU Dan Bupati Dairi Dapat Tanggapan Minor
Pasien Meninggal Dunia Gak Dapat Rujukan SISRUTE, ini Penjelasan Direktur RSU Sidikalang
Petani Mulai Menjerit Manis Duku Tigalingga Dairi Tak Semanis Harganya
Kisah Seorang Bapak Penjual Kerupuk 20 Kilometer Jalan Kaki Untuk Mencari Rejeki
Dana Desa Kuta Jungak Pakpak Bharat TA.2023-2024 Dipertanyakan Peruntukannya

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:29 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan dan Penjarahan di Dompu, Ketua Komunitas Mahasiswa Bima Mendesak Aparat Bertindak Tegas

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:32 WIB

Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang Terima Dua Piagam Penghargaan Langsung dari Kapolda Sumut

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:32 WIB

Kapolres Binjai Tinjau Program Kemandirian Warga Binaan, Dorong Kolaborasi Berkelanjutan dengan Lapas

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:00 WIB

Lapas Pekanbaru Intensif Lakukan Pengejaran Warga Binaan yang Melarikan Diri, Libatkan Tim Gabungan Lapas, Kanwil, dan Kepolisian

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:49 WIB

Andar Amin Harahap: Penyelesaian Masalah Agraria Harus Jadi Prioritas Nasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:04 WIB

Dari Ribuan Doa hingga Senyum Anak Yatim, Syukuran Hari Lahir ke 39 Ferdy Sanjaya Sembiring Dipenuhi Cinta dan Keberkahan

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:39 WIB

Enam Tahun Mangkrak, Rp44 Miliar Telah Terpakai: Ini Pelanggaran Hukum dan Pengkhianatan Hak Hidup Rakyat

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:40 WIB

Kaperwil Mitrapolisi.com Aceh Beri Tenggat kepada Dun Belanda: Buka Identitas dan Bukti atau Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru