Puluhan Massa Laskar Kota Medan Tuding Mantan Kadishub Iswar Jual Kursi Honorer hingga Rp80 Juta

INDONESIA 24

- Redaksi

Jumat, 29 Agustus 2025 - 16:14 WIB

505 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN | Puluhan massa Laskar Kota Medan berunjuk rasa di depan Kantor Dinas Perhubungan Sumatera Utara, Jumat (29/8/2025).

Mereka melontarkan tudingan keras terhadap Iswar, mantan Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, yang disebut-sebut terlibat praktik gratifikasi dalam penerimaan tenaga honorer.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam aksi tersebut, orator menyuarakan bahwa Iswar diduga menjadikan kursi honorer sebagai ladang bisnis.

Calon tenaga honorer disebut dimintai uang dengan nominal fantastis, bahkan mencapai Rp80 juta, hanya untuk bisa diterima bekerja.

“Siapa yang mampu bayar, dia yang masuk. Sementara rakyat kecil yang tulus ingin mengabdi justru ditutup jalannya,” kata Koordinator Lapangan Laskar Kota Medan, Dimas Arya Nasution.

Massa juga menuding Iswar mempermainkan honorer lama dengan memindahkan lokasi tugas jauh dari tempat tinggal hingga akhirnya diberi surat peringatan dan diberhentikan.

Praktik itu disebut merusak integritas birokrasi serta mencederai rasa keadilan.

Laskar Kota Medan mendesak aparat penegak hukum, baik kepolisian maupun kejaksaan, segera mengusut dugaan gratifikasi tersebut.

Mereka menilai tindakan itu melanggar aturan Kementerian PAN-RB yang melarang perekrutan honorer baru dan sekaligus berpotensi masuk ranah tindak pidana korupsi.

“Ini bukan sekadar pelanggaran administrasi, tapi bentuk nyata korupsi. Kami minta kasus ini diusut tuntas dan pelakunya diproses hukum,” teriak massa aksi.

Mereka juga mengancam akan kembali turun ke jalan dengan jumlah lebih besar jika aparat hukum tidak segera menindaklanjuti laporan dan aduan yang telah disampaikan.

“Diam adalah pembiaran. Kami tidak akan berhenti sebelum kebenaran ditegakkan,” tutup Dimas.(red)

Berita Terkait

Surat Aksi Demo Ditolak, Keluarga Korban Jadi Tersangka dan DPO Teriak hingga Pingsan di Polrestabes Medan
Korban Pencurian Jadi Tersangka Usai Disuruh Polisi Tangkap Maling, Mencari Keadilan ke DPR RI, Ketua Komisi III Habiburokhman: “Kami Bukan Pengadilan”
Tuding Penimbunan Tanpa Data, LIPPSU Kecam Pernyataan Anggota DPRD Sumut Terhadap Bulog
Prihatin dan Doakan Korban Keracunan MBG, Gembira Ginting Ketua LMP Karo Bantu Krisma Sihite Yang Harus dirujuk ke Medan, Rp 5 Juta.
Keseruan Panjat Pinang HUT RI ke 81 di Gang Swadaya: Tawa Warga Pecah, Hadiah Rp 4,5 Juta Sumbangan Tokoh Pemuda Afrizal Fadli Nasution Sukses Digaet Peserta
Kadispora dan Ketua KONI Medan Tutup Turnamen Badminton PB Mitra Sporty Medan !! Tengku Chairuniza : Dukung Olahraga Guna Cegah Narkoba dan Judi Online
Tangis Keluarga Pecah Mohon Petolongan Presiden Prabowo, Kuasa Hukum :Kami Mohon Putusan Seadil Adilnya, Terungkap: Kapolrestabes Medan Pernah Janji Selesaikan Kasus Korban Jadi Tersangka !
Lapas Kelas I Medan Hadirkan Layanan Administrasi Kependudukan bagi 604 WBP, Wujud Nyata Pelayanan Prima HBP ke-62

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 02:55 WIB

PETI Geumpang dan Dugaan Jaringan Asing: Tenda Rakyat Dibakar, Ekskavator Besar Justru Dipertanyakan Keberadaannya

Minggu, 20 September 2026 - 02:55 WIB

Warganet Pertanyakan PETI Geumpang Pidie, Dugaan Setoran Tambang dan Kerusakan Hutan Kembali Mencuat

Berita Terbaru