Tertib Berlalu Lintas Jadi Prioritas, Polres Aceh Tenggara Gelar Operasi Patuh Seulawah 2026

- Redaksi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:34 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA – Mewujudkan budaya berlalu lintas yang disiplin, aman, dan mengutamakan keselamatan, Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo, S.H., S.I.K., CPHR., CBA., memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026 di Lapangan Apel Mapolres Aceh Tenggara, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini turut dihadiri langsung Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait.

Operasi Patuh Seulawah 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, sebagai langkah kepolisian untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menekan pelanggaran, serta membangun budaya berkendara yang mengutamakan keselamatan.

Apel gelar pasukan menjadi momentum untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana sebelum operasi dilaksanakan. Kehadiran Bupati bersama unsur Forkopimda memperlihatkan dukungan dan sinergi lintas sektor dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib di Kabupaten Aceh Tenggara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pelaksanaannya, Operasi Patuh Seulawah 2026 mengedepankan langkah edukatif, preventif, dan penegakan hukum secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku. Personel diharapkan bertindak tegas terhadap pelanggaran, sekaligus mengedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo, S.H., S.I.K., CPHR., CBA., menekankan pentingnya membangun kesadaran bahwa kepatuhan berlalu lintas bukan sekadar menghindari sanksi, melainkan bentuk tanggung jawab untuk melindungi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Masyarakat pun diimbau untuk selalu mematuhi rambu dan aturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI, melengkapi dokumen kendaraan, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta menghindari tindakan yang berisiko memicu kecelakaan.

Melalui Operasi Patuh Seulawah 2026, Polres Aceh Tenggara berharap tercipta perubahan perilaku berlalu lintas yang lebih disiplin dan bertanggung jawab. Sinergi Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan jalan raya yang lebih aman bagi semua.

Polisi Bersama Masyarakat: Melindungi, Mengayomi, dan Melayani.

Berita Terkait

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen
Ironi Bantuan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat, Rakyat Aceh Tenggara Butuh Alat Kerja, Yang Datang Justru Besi Rusak
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Banjir 1 Kilometer Rendam Desa Kuning 1 Aceh Tenggara, Warga Ngamuk BPJN Aceh Bungkam dan Panggil Gubernur Jawa Barat
Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres Hadiri Kegiatan Minggu Kasih di HKBP Maranatha,, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolsek Bambel Turunkan Personel Bantu Warga Terobos Banjir di Desa Kuning I
Ketua Dewas Benarkan Pengurus Baitul Mal Aceh Tenggara Belum Gajian Sejak Mei hingga Oktober 2026
Ada Apa dengan Penanganan Kesehatan Lapas Kutacane, Buron yang Dijemput Memegang Inhaler Malah Meninggal Keesokan Harinya

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 05:34 WIB

Rantai Pasokan Solar Ilegal Jadi Nadi Tambang Geumpang, Mengapa Aparat Tak Berani Memutusnya

Selasa, 22 September 2026 - 02:55 WIB

PETI Geumpang dan Dugaan Jaringan Asing: Tenda Rakyat Dibakar, Ekskavator Besar Justru Dipertanyakan Keberadaannya

Selasa, 22 September 2026 - 00:20 WIB

Konflik Membara Di Peti Geumpang , DLH Pidie Klaim Cek Air & Tanah, Amat Tong Red Tantang Balik: “Bek Pegot-Pegot Abah Bagai Siuro Sepot! Itu Tambang China, Kami Warga Geumpang Dilarang Kerja

Minggu, 20 September 2026 - 02:55 WIB

Warganet Pertanyakan PETI Geumpang Pidie, Dugaan Setoran Tambang dan Kerusakan Hutan Kembali Mencuat

Berita Terbaru