Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

- Redaksi

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:59 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Gayo Lues terus berlanjut. Salah satu sasaran fisik yang dikerjakan adalah pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi 5 warga Kampung Gajah, Kecamatan Pining yang kurang mampu.

Kelima unit rumah tersebut adalah milik Bapak Samsir, bapak Sabki, ibu Sapinah, Bapak Radiansyah, bapak Kadir. Kelimanya merupakan warga Kampung Gajah Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues.

Pembangunan 5 unit RTLH di Kampung Gajah Program TMMD ke-130 dikerjakan secara gotong-royong, kebersamaan tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan sasaran fisik RTLH yang mencakup lima unit rumah bagi warga penerima manfaat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksanaan TMMD ke-130 juga menjadi wujud sinergi TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan. Melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat di Kabupaten Gayo Lues.

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H melalui Wadansatgas Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait kepada media ini kemarin, Minggu (25/10/26) di Posko TMMD ke-130 TA 2026 mengatakan, pada H+12 pembangunan RTLH baru mencapai hampir 27,6 persen. Yaitu itu RTLH 1 = 30%, RTLH 2 = 30%, RTLH 3 = 30%, RTLH 4 = 25%, RTLH 5 = 23%.

Beliau menjelaskan bahwa program pembangunan 5 unit RTLH ini bertujuan untuk meningkatkan kelayakan hidup bagi masyarakat yang kurang mampu di wilayah TMMD.

“Kemanunggalan TNI dengan rakyat terlihat melalui keterlibatan langsung Satgas dan masyarakat dalam pekerjaan di lapangan. Hubungan yang terjalin melalui gotong royong menjadi modal untuk membangun kepercayaan, solidaritas dan kepedulian terhadap kesejahteraan warga,” ujarnya.

Berita Terkait

Tertib Berlalu Lintas Jadi Prioritas, Polres Aceh Tenggara Gelar Operasi Patuh Seulawah 2026
Ironi Bantuan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat, Rakyat Aceh Tenggara Butuh Alat Kerja, Yang Datang Justru Besi Rusak
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Banjir 1 Kilometer Rendam Desa Kuning 1 Aceh Tenggara, Warga Ngamuk BPJN Aceh Bungkam dan Panggil Gubernur Jawa Barat
Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres Hadiri Kegiatan Minggu Kasih di HKBP Maranatha,, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolsek Bambel Turunkan Personel Bantu Warga Terobos Banjir di Desa Kuning I
Ketua Dewas Benarkan Pengurus Baitul Mal Aceh Tenggara Belum Gajian Sejak Mei hingga Oktober 2026
Ada Apa dengan Penanganan Kesehatan Lapas Kutacane, Buron yang Dijemput Memegang Inhaler Malah Meninggal Keesokan Harinya

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 05:34 WIB

Rantai Pasokan Solar Ilegal Jadi Nadi Tambang Geumpang, Mengapa Aparat Tak Berani Memutusnya

Selasa, 22 September 2026 - 02:55 WIB

PETI Geumpang dan Dugaan Jaringan Asing: Tenda Rakyat Dibakar, Ekskavator Besar Justru Dipertanyakan Keberadaannya

Selasa, 22 September 2026 - 00:20 WIB

Konflik Membara Di Peti Geumpang , DLH Pidie Klaim Cek Air & Tanah, Amat Tong Red Tantang Balik: “Bek Pegot-Pegot Abah Bagai Siuro Sepot! Itu Tambang China, Kami Warga Geumpang Dilarang Kerja

Minggu, 20 September 2026 - 02:55 WIB

Warganet Pertanyakan PETI Geumpang Pidie, Dugaan Setoran Tambang dan Kerusakan Hutan Kembali Mencuat

Berita Terbaru