Menusia dan Kewajiban Moral Tanpa Batas dalam Menjaga Keberlangsungan Peradaban

INDONESIA 24

- Redaksi

Minggu, 18 Januari 2026 - 22:07 WIB

5029 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Kapolda Riau
Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M. Hum.

Pekanbaru, – Filsuf Jerman Immanuel Kant menyampaikan gagasan bahwa manusia merupakan bagian tak terpisahkan dari alam.

Status manusia sebagai makhluk yang memiliki rasionalitas lebih tinggi dibanding tidak mengubah kenyataan tetap merupakan bagian dari alam, tidak terpisah darinya. Dengan demikian, posisi manusia dalam alam harus dipahami sebagai bagian dari keseluruhan ekosistem yang lebih luas, bukan sebagai penguasa mutlak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam diskusi santai bertema Hello Green Movement bersama anak-anak muda Partai Hijau Riau di Hutan Kota Pekanbaru, Minggu (18/1/2026), saya menyampaikan bahwa manusia harus menekan egonya untuk mengeksploitasi alam demi memenuhi kebutuhan.

Paradigma homo ekologi cus ini merupakan antitesis dari pemikiran homo economicus yang mendominasi dunia selama beberapa dekade belakangan.

Homo economicus memandang alam sebagai sumber daya yang dapat dan boleh dieksploitasi demi memenuhi kebutuhan manusia.

Paradigma homo economicus sejatinya tidak cuma merusak alam, tetapi juga krisis spiritual mendalam.

Hal ini tak lain karena manusia jadi terasing dari alam yang notabene merupakan bagian tak terpisahkan dari eksistensi manusia itu sendiri.

Karenanya, sebagai bagian tak terpisahkan dari alam, manusia pun sejatinya memiliki ecological imperatives alias kewajiban moral tanpa batas untuk melindungi dan melestarikan alam serta lingkungan.

Tidak ada alasan bagi manusia dalam setiap kegiatannya, terutama aktivitas ekonomi dan politik, untuk tidak memprioritaskan perlindungan dan keberlangsungan alam yang lestari.

Manusia hidup berdampingan dengan alam.

Satu pohon tidak bisa dilihat semata sebagai makhluk hidup lain, tetapi juga merupakan masa depan bagi umat manusia, khususnya Riau dan Indonesia.

Harapan ini tidak bisa dilihat sekarang, tetapi lima atau sepuluh tahun mendatang.

Manusia harus membuang ego untuk menghabiskan hasil bumi sebanyak-banyaknya.

Kewajiban moral ini tidak hanya berdiam dalam diri, tetapi mesti bertransformasi menjadi kebiasaan yang membentuk karakter. Karakter untuk mencintai lingkungan tanpa batas ini merupakan tanggung jawab manusia sebagai hewan yang punya akal yang bisa hidup berdampingan dengan alam.

Jika dilihat lebih dalam, karakter ini sebenarnya sudah dimiliki oleh masyarakat Riau (Tunjuk Ajar).

Lihat saja syair-syair maupun pantun yang hidup di tengah masyarakat Riau, semuanya berkaitan dengan pohon dan lingkungan.

“Jadilah pohon yang kuat dengan batang yang kuat untuk tempat bersandar, dahan yang kuat untuk bergantung, daun yang lebat untuk berlindung.”

Hutan Kota Pekanbaru, 18 Januari 2026

Sumber: Humas Polda

(Ros.H)

Berita Terkait

Front Mahasiswa Nasional Mimika Gelar  Kajian sambil Ngopi ! Bahas Tuntutan Mahasiswa serta Persoalan Pendidikan di Mimika
Silaturahmi LAMR Meranti Duduk Bersama Insan Pers Jaga Marwah Melayu
HORAS PRESISI: Kapolres Simalungun Pimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penyelesaian Sengketa Lahan di Girsang Sipangan Bolon
BPK Sumsel Bantah Larang Sekolah Berlangganan Media, Lalu Siapa yang Hentikan Kemitraan di Ogan Ilir?
Pekanbaru: Tindak kekerasan yang dilakukan oknum Debt Colektor (DC) kian merajalela dan menjadi sorotan masyarakat, khususnya di kota Pekanbaru.
PPWI Ogan Ilir Datangi BPK Sumsel, Tantang Kejelasan Larangan Sekolah Bermitra dengan Media
Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba
Polemik Pemilihan Tuha Peut Blang Baro Rambong Memanas,P2 TPG Minta Proses Dikaji Ulang Sebelum Pelantikan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Sambut Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polres Aceh Tenggara Gelar Donor Darah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Sabu 2,52 Gram Jadi Barang Bukti, Satresnarkoba Polres Agara Amankan Pria di Bambel

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Jaga Alam dan Cegah Kebakaran, Polsek Bukit Tusam Turun Langsung Edukasi Warga

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Hadir Sejak Pagi, Kapolres Aceh Tenggara Pastikan Strong Point Berjalan Optimal demi Keselamatan Pengguna Jalan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:23 WIB

GERAK CEPAT SATRESNARKOBA POLRES ACEH TENGGARA, SEORANG PRIA DIAMANKAN BERSAMA BARANG BUKTI NARKOTIKA JENIS GANJA

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Satresnarkoba Polres Agara Amankan Pria dan 4,16 Gram Sabu

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Pastikan Pelayanan Tetap Optimal, Kapolres Aceh Tenggara Turun Langsung Cek Kesiapsiagaan Personel Strong Point

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Aceh Tenggara Raih Juara II Penyetor Premi Terbaik 2026 dari PT Taspen

Berita Terbaru