Deklarasi PRI: Aditya Yusma Ajak Jadikan PRI Rumah Bagi Seluruh Rakyat

INDONESIA 24

- Redaksi

Minggu, 10 Agustus 2025 - 05:09 WIB

5055 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Aditya Yusma, atau yang akrab disapa Mas Ndaru, mengajak masyarakat untuk menjadikan Partai Rakyat Indonesia (PRI) sebagai rumah bagi seluruh elemen bangsa, rumah bagi anak-anak yatim piatu, para aktivis, organisasi masyarakat, para ulama, para pejuang, serta politisi yang ingin berjuang bersama Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Maju. Ajakan tersebut disampaikan Aditya dalam momen deklarasi pendirian PRI yang berlangsung pada Jumat, 8 Agustus 2025, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Aditya Yusma saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PRI sekaligus Ketua Umum Perisai Syarikat Islam, organisasi kemasyarakatan tertua di Indonesia. Tokoh muda yang dikenal sebagai salah satu relawan Prabowo-Gibran paling berpengaruh tersebut juga menegaskan filosofi di balik simbol partai. “PRI yang berlambangkan macan menjadi harapan tertinggi kami bahwa kelak Indonesia akan menjadi Macan Dunia. Sementara padi dan kapas menjadi lambang ketahanan dan kemandirian pangan serta sandang untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Deklarasi PRI penuh khidmat dengan acara doa bersama yang dihadiri berbagai kalangan dari beragam lapisan masyarakat, antara lain guru, pedagang asongan, buruh, petani, ulama dan tokoh agama, ibu rumah tangga, pengemudi ojek online (ojol), serta mahasiswa. Acara tersebut juga menghadirkan 300 anak yatim piatu beserta para tamu dan undangan lainnya sebagai bentuk kepedulian sosial partai terhadap masa depan generasi bangsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan deklarasi PRI tersebut sarat akan simbol angka delapan sebagai bagian dari identitas dan semangat partai. Hal tersebut tercermin dalam delapan unsur masyarakat yang diundang, delapan jenis kue tampah tradisional (nasi tumpeng, jajan pasar, kukusan, rebusan, gethok, sate ayam, ayam ingkung, dan rujak), serta delapan jenis bunga (mawar merah, mawar putih, melati, bunga lily, bunga matahari, kantil, daun pandan, dan sedap malam). Sebagai simbol keberkahan dan kemakmuran, turut ditampilkan pula dua tandan Pisang Raja dan Pisang Emas, yang masing-masing terdiri dari delapan sisir.

Ketua Umum PRI, Muhammad Nazaruddin, yang dikenal luas sebagai tokoh bangsa dan seorang filantropis dengan berbagai prestasi, menegaskan bahwa deklarasi tersebut adalah langkah awal menuju masa depan Indonesia yang lebih maju. “Deklarasi kelahiran PRI ini menjadi langkah awal dan tekad kami untuk mewujudkan visi-misi Indonesia Maju menuju Indonesia Emas bersama Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

Partai Rakyat Indonesia resmi berdiri pada tanggal 8 Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan 8 Dekade Dirgahayu Republik Indonesia. Momen tersebut dipandang sakral karena tidak hanya mengangkat semangat kebangsaan, tetapi juga menandai kehadiran PRI di tengah kepemimpinan Presiden Indonesia ke-8, Bapak Prabowo Subianto.

Partai Rakyat Indonesia mengusung nilai-nilai Nasionalis-Religius dan hadir sebagai bahtera rakyat, ‘Oleh rakyat, dari rakyat, dan untuk rakyat Indonesia’. Partai tersebut menjadikan Pancasila, UUD 1945, NKRI, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan utama dalam setiap perjuangannya. Selain itu, PRI menyatakan dukungan penuh terhadap Astacita (Delapan Cita) Presiden Prabowo Subianto beserta tujuh program prioritas pemerintah.

“PRI adalah partainya rakyat Indonesia. Bersama rakyat kita kuat, bersama rakyat kita jaga bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Muhammad Nazaruddin.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

Berita Terkait

PW GP Al Washliyah: Jangan Alihkan Kasus Penyadapan Ilegal, Stop Framing Isu Dasco Wapres
GP AL Washliyah Jakarta Desak Mabes Polri Turun Tangan, Basmi Tambang Pasir Ilegal di Konawe Sulawesi Tenggara
Prof Dr Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Tugaskan Panglima TNI Kapolri Perangi Penjahat dan Hukum Mati Pelaku Pembakaran Hutan
Soroti Deretan Masalah, KAMAKSI Desak OJK dan KPK Periksa Direksi BCA
DPP LPPI: Ombudsman Harus Presisi, Jangan Rumah Dinas Dipersepsikan Sebagai Fasilitas Mewah Napi
Aktivis Nasional Kombes Reza Chairul Sosok Tepat Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara
Prof DR Sutan Nasomal Meminta Ketua Umum PDI Perjuangan Agar Memberikan Klarifikasi Ucapan Anggotanya “Menghina Wartawan Gerombolan Sirkus”
Prof Sutan Nasomal Yakin Kapolres Bogor Akan Mewujudkan Harapan Masyarakat Tegaknya Hukum Tanpa Tebang Pilih

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:38 WIB

Pererat Sinergi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Bupati dan Forkopimda Melaksanakan Jumat Keliling

Jumat, 6 November 2026 - 14:21 WIB

BPJS Kesehatan Lakukan Kunjungan Kredensial ke UPTD Puskesmas Lawe Dua, Pastikan Mutu Pelayanan Kesehatan

Kamis, 5 November 2026 - 22:59 WIB

Abi Hasan Ajak Seluruh Anggota DPRK Aceh Tenggara Bersatu Perjuangkan Nasib Petani Leuser dan Keadilan Fiskal Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 11:23 WIB

Cegah Curas, Curat dan Curanmor, Sat Samapta Polres Aceh Tenggara Gencarkan Patroli 3C

Kamis, 5 November 2026 - 10:47 WIB

Nyalakan Blue Light, Polres Aceh Tenggara Intensifkan Patroli Cegah Kecelakaan dan Gangguan Kamtibmas

Rabu, 4 November 2026 - 15:07 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Lawe Alas melalui Program Polres Kuat

Rabu, 4 November 2026 - 14:29 WIB

Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Kegiatan Kumpul Bersama di Desa Engkeran Simpang Empat

Rabu, 4 November 2026 - 10:03 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Berita Terbaru