Dorong Peran Strategis Kehumasan Lapas Pamekasan dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi

sofyan

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025 - 00:53 WIB

5010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia24newa.net

Surabaya | Upaya memperkuat peran strategis kehumasan dan pemanfaatan teknologi informasi terus dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan. Salah satunya melalui keikutsertaan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) serta Konsolidasi Teknologi Informasi dan Kerja Sama (TEKFORMA) yang digelar Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya, Kamis (18/12).

Forum tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan koordinasi bagi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Timur. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari pengelolaan data dan informasi, optimalisasi sistem teknologi informasi, hingga penguatan peran kehumasan dalam mendukung keterbukaan informasi publik di lingkungan pemasyarakatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam salah satu sesi, Kasubdit Kerja Sama Ditjen PAS, Rika Aprianti, menekankan pentingnya pengelolaan komunikasi yang cermat dan terukur, khususnya saat menghadapi situasi krisis di UPT. Menurutnya, kecepatan dan ketepatan informasi, disertai keseragaman pesan, menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik serta mencegah beredarnya informasi keliru di ruang publik.

Ia juga menggarisbawahi bahwa fungsi kehumasan tidak hanya bersifat reaktif, melainkan harus semakin proaktif dan responsif. Sinergi antara humas, pimpinan, dan seluruh jajaran dinilai sangat penting agar setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat dan media tetap terarah, akurat, dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Pamekasan, Syukron Hamdani, didampingi satu orang staf kehumasan dan satu orang staf teknologi informasi. Kehadiran unsur pimpinan hingga pelaksana teknis menunjukkan keseriusan Lapas Pamekasan dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang komunikasi dan teknologi informasi.

Melalui forum tersebut, peserta juga diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman, mengidentifikasi tantangan di lapangan, serta menyerap praktik-praktik baik yang dapat diterapkan di masing-masing UPT. Hal ini diharapkan mampu mendorong perbaikan berkelanjutan dalam mendukung kinerja organisasi pemasyarakatan.

Keikutsertaan Lapas Pamekasan dalam kegiatan Monev dan konsolidasi ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung transformasi digital serta penguatan kehumasan. Dengan pengelolaan informasi yang semakin baik, Lapas Pamekasan berupaya mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang informatif, transparan, dan akuntabel, sekaligus semakin dekat dengan masyarakat.

Berita Terkait

BPK Sumsel Bantah Larang Sekolah Berlangganan Media, Lalu Siapa yang Hentikan Kemitraan di Ogan Ilir?
Pekanbaru: Tindak kekerasan yang dilakukan oknum Debt Colektor (DC) kian merajalela dan menjadi sorotan masyarakat, khususnya di kota Pekanbaru.
PPWI Ogan Ilir Datangi BPK Sumsel, Tantang Kejelasan Larangan Sekolah Bermitra dengan Media
Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba
Polemik Pemilihan Tuha Peut Blang Baro Rambong Memanas,P2 TPG Minta Proses Dikaji Ulang Sebelum Pelantikan
Bukan Hanya Mengatur Jalan, Polres Aceh Tenggara Jadi Pelindung Anak Saat Berangkat Sekolah
Kapolres Bireuen Tekankan Sinergi Ulama dan Aparat Saat Hadiri Haul ke-2 Tusop Jeunieb di Jeunieb
Ketua Presidium FPII Dra Kasihhati Hadiri Pelantikan Kalapas Musi Banyuasin dan Kalapas Lahat di Sumsel

Berita Terbaru