Melawan Radikalisme, Eks Napiter Ustad Ismail Hasan Ikrar Jaga Kamtibmas dan Kawal Perayaan Natal 2025

INDONESIA 24

- Redaksi

Selasa, 2 Desember 2025 - 15:45 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG || Komitmen kuat untuk menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) datang dari sosok yang tak terduga. Ustad Ismail Hasan, seorang Eks Narapidana Terorisme (Napiter), menyatakan ikrar kesiapan dirinya untuk berpartisipasi aktif, nyata dan bertanggung jawab dalam memastikan suasana damai dan toleran.

*Pernyataan Komitmen Menjaga Kamtibmas Menjelang Nataru*

Melalui keterangannya, Selasa (2/12), Ustad Ismail Hasan selaku Eks Napiter, dengan ini menyatakan komitmen kami untuk berpartisipasi aktif, nyata dan bertanggung jawab dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), khususnya menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan komitmen ini, kami menyampaikan ikrar sebagai berikut:

1. Kami menolak segala bentuk ideologi ekstrem dan tindakan terorisme yang dapat mengganggu kedamaian dan kerukunan antar umat beragama.
2. Kami siap menjadi benteng perdamaian dan secara aktif mengedukasi lingkungan kami, untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi kebencian yang dapat menimbulkan polarisasi di masyarakat.
3. Kami mendukung penuh aparat penegak hukum dalam melaksanakan tugas pengamanan Natal dan Tahun Baru, karena setiap warga negara Indonesia berhak melaksanakan ibadah dan perayaan keagamaan dengan aman dan damai.
4. Kami siap mendukung dan berkolaborasi dengan TNI dan Polri serta stakeholder lainnya, dalam menyukseskan Operasi Lilin atau pengamanan Nataru.
5. Kami bertekad untuk menjadi pelopor dalam merawat kerukunan dan toleransi di tengah masyarakat, menghormati hak setiap warga negara untuk beribadah sesuai keyakinan masing-masing.
6. Kami berikrar bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Pancasila adalah harga mati yang wajib dijaga bersama.

“Demikian komitmen kami dalam menjaga ideologi Pancasila demi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ancaman radikal, intoleran dan terorisme,” tandasnya. (Red).

Berita Terkait

Diduga Didorong dan Ditarik Satpam BPN Kota Bandung, Anggota LSM KOREK Lapor Polisi
MAMRE GBKP CILILITAN : ” Kami Berduka Cita, Kami Kehilangan , Tenang Bersama Bapa di Surga Abang Kami Bahtera Sembiring Keloko
Anggaran Publikasi Macet, Titik Lemah Program Pemerintah Tak Sampai ke Masyarakat
Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Guncang Bandung, KDM dan Kepala Daerah Bandung Raya Kompak Tampil
Pansus 15 LKPJ Pembahasan LKPJ Wali Kota TA 2025 Diberikan Target Selesai 30 Hari
Investasi Bandung 2025 Lampaui Target, Tembus Rp11,9 T
Rumah Rakyat Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Andri Yunus, Serukan Aksi “Indonesia Mencekam” di Depan Gedung Merdeka Kota Bandung
Teror Terhadap Aktivitas HAM, Wujud Nyata Mati Suri nya Demokrasi

Berita Terbaru