Panen Lele Wujud Kemandirian Warga Binaan Lapas Pamekasan

sofyan

- Redaksi

Senin, 27 Oktober 2025 - 21:08 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PAMEKASAN | Indonesia24news.net

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan kembali melaksanakan kegiatan pembinaan kemandirian melalui panen ikan lele di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) pada Senin (27/10/2025). Kegiatan ini dipimpin oleh Kasubsi Bimbingan Kerja dan Pengolahan Hasil Kerja, Junaedi, dengan pendampingan staf serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang tergabung dalam program budidaya perikanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Panen kali ini menghasilkan sekitar 50 kilogram ikan lele hidup, yang kemudian dilakukan proses penimbangan dan penyortiran di area kolam. Ikan hasil panen langsung dijual kepada pengepul mitra Lapas, dan seluruh hasil penjualan disetorkan ke bagian pengelolaan keuangan Bimbingan Kerja (Bimker) untuk digunakan kembali sebagai modal pembelian benih dan pakan pada siklus berikutnya.

Kasubsi Bimbingan Kerja dan Pengolahan Hasil Kerja Lapas Pamekasan, Junaedi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

“Melalui kegiatan budidaya ikan lele ini, kami berupaya menanamkan nilai kerja keras dan keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan saat kembali ke masyarakat nanti,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Pamekasan, Syukron Hamdani, menegaskan pentingnya keberlanjutan program budidaya ini sebagai wujud pembinaan produktif.

“Kami berkomitmen menjaga kesinambungan program kemandirian ini agar terus berkembang dan memberi manfaat, baik bagi warga binaan maupun lembaga,” ungkapnya.

Kegiatan panen berlangsung tertib dan lancar. Ke depan, pihak Lapas berencana menambah jumlah benih dan menjalin kerja sama dengan lebih banyak pengepul, restoran, serta pelaku UMKM guna memperluas pemasaran hasil budidaya.

Berita Terkait

BPK Sumsel Bantah Larang Sekolah Berlangganan Media, Lalu Siapa yang Hentikan Kemitraan di Ogan Ilir?
Pekanbaru: Tindak kekerasan yang dilakukan oknum Debt Colektor (DC) kian merajalela dan menjadi sorotan masyarakat, khususnya di kota Pekanbaru.
PPWI Ogan Ilir Datangi BPK Sumsel, Tantang Kejelasan Larangan Sekolah Bermitra dengan Media
Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba
Polemik Pemilihan Tuha Peut Blang Baro Rambong Memanas,P2 TPG Minta Proses Dikaji Ulang Sebelum Pelantikan
Bukan Hanya Mengatur Jalan, Polres Aceh Tenggara Jadi Pelindung Anak Saat Berangkat Sekolah
Kapolres Bireuen Tekankan Sinergi Ulama dan Aparat Saat Hadiri Haul ke-2 Tusop Jeunieb di Jeunieb
Ketua Presidium FPII Dra Kasihhati Hadiri Pelantikan Kalapas Musi Banyuasin dan Kalapas Lahat di Sumsel

Berita Terbaru