Suasana Haru di GOR Dua Sudara, Santri Bersatu dalam Dzikir dan Doa untuk Bitung

sofyan

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 18:00 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Indonesia24news.net

21 Oktober 2025 — Suasana religius menyelimuti Gelanggang Olahraga (GOR) Dua Sudara, Selasa malam. Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren se-Sulawesi Utara berkumpul dalam kegiatan Dzikir Akbar, Tausiyah, dan Doa Bersama untuk Kota Bitung.

Acara ini menjadi bagian dari peringatan Hari Santri Nasional (HSN) sekaligus menyemarakkan Pekan Olahraga Pondok Pesantren (POPP) tingkat Sulut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak pukul 20.00 WITA, lantunan dzikir dan shalawat menggema memenuhi arena. Tak hanya para santri, kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh daerah dan unsur Forkopimda Kota Bitung.

Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., diwakili Kabag Ops KOMPOL Karel Tangay, S.H., memastikan pengamanan berlangsung aman dan tertib. Sebanyak 70 personel gabungan dari Polres Bitung dan Polsek Matuari diterjunkan, dibantu unsur pengamanan swakarsa seperti Panji Josua, ormas adat, dan organisasi kemasyarakatan Islam.

“Kami pastikan kegiatan berjalan lancar, aman, dan penuh kekhidmatan,” ujar KOMPOL Karel Tangay usai kegiatan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut membantu menjaga suasana kondusif hingga acara berakhir sekitar pukul 22.30 WITA.

Dari atas panggung, H. Ayub Ali Albugis selaku Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak.

“Ini bukti semangat kebersamaan umat. Santri dan masyarakat datang bukan hanya untuk berzikir, tapi juga mendoakan agar Bitung tetap damai dan diberkahi,” ujarnya penuh haru.

Senada dengan itu, Ketua Forum Ukhuwah Antar Pondok Pesantren (FUAPP) Sulut, KH. Muyassir Arif, mengingatkan pentingnya menjaga semangat persaudaraan dan cinta tanah air di kalangan santri.

“Santri bukan hanya belajar agama, tapi juga belajar bagaimana mencintai Indonesia,” katanya.

Rangkaian acara diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Ruslan Dermanto, dzikir bersama dipimpin KH. Mashar Kinontoa, dan doa khusus untuk HUT ke-35 Kota Bitung yang dipimpin KH. Wahab Abdul Ghafur, Lc.

Kegiatan diakhiri dengan doa penutup serta ramah tamah antar peserta, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Kepala Kementerian Agama Kota Bitung, Yahya Pasiak, M.Pd., menyebut kegiatan ini sebagai momentum memperkuat silaturahmi antar pondok pesantren sekaligus bentuk doa bersama untuk kemajuan daerah.

“Semoga Bitung selalu diberi keberkahan, kedamaian, dan kemajuan,” ucapnya.

Acara turut dihadiri oleh Ketua Kesbangpol Agus Mamijo, S.Sos., tokoh masyarakat, tokoh agama, serta lebih dari dua ribu santri dan tamu undangan dari berbagai daerah di Sulawesi Utara.

Berita Terkait

BPK Sumsel Bantah Larang Sekolah Berlangganan Media, Lalu Siapa yang Hentikan Kemitraan di Ogan Ilir?
Pekanbaru: Tindak kekerasan yang dilakukan oknum Debt Colektor (DC) kian merajalela dan menjadi sorotan masyarakat, khususnya di kota Pekanbaru.
PPWI Ogan Ilir Datangi BPK Sumsel, Tantang Kejelasan Larangan Sekolah Bermitra dengan Media
Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba
Polemik Pemilihan Tuha Peut Blang Baro Rambong Memanas,P2 TPG Minta Proses Dikaji Ulang Sebelum Pelantikan
Bukan Hanya Mengatur Jalan, Polres Aceh Tenggara Jadi Pelindung Anak Saat Berangkat Sekolah
Kapolres Bireuen Tekankan Sinergi Ulama dan Aparat Saat Hadiri Haul ke-2 Tusop Jeunieb di Jeunieb
Ketua Presidium FPII Dra Kasihhati Hadiri Pelantikan Kalapas Musi Banyuasin dan Kalapas Lahat di Sumsel

Berita Terbaru