Gerakan Pemuda Merdeka Tolak MBG dan Koperasi Merah Putih

INDONESIA 24

- Redaksi

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:28 WIB

5033 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BOGOR, – Petang di Tugu Kujang Kota Bogor,Kamis, (26/2/2026), pukul. 17.25 s.d 17 55 WIB. Masa Aksi yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Merdeka, dengan Koordinator Lapangan Sdr. Rudi dan Desta Lesmana membawa Pesan terhadap Pemerintah agar tidak serampangan dalam membuat Program yang semakin menyengsarakan Rakyat.

Koordinator Aksi, Desta Lesmana menyebutkan, aksi dipicu keresahan atas berbagai persoalan Nasional maupun daerah.

Diantaranya kebijakan Pemerintah Pusat yang merugikan Rakyat di daerah seperti MBG dan Koperasi Daerah Merah Putih, yang dinilai sarat dengan praktik manipulasi dan berpotensi menjadi ruang korupsi baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam aksi tersebut, Sdr Rudi turut menyampaikan beberapa Tuntutan terkait Program MBG dan Koperasi Merah Putih sebagai Berikut;

1.Tolak Makanan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih

2. Beban Anggaran Negara yang Sangat Besar Biaya program ini sangat tinggi, mencapai triliunan rupiah setiap tahun, yang bisa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan berpotensi mengurangi alokasi untuk sektor lain seperti infrastruktur, energi, dan pertahanan.

3.Risiko Korupsi dan Kebocoran Pengadaan massal makanan untuk anak sekolah membuka celah besar bagi praktik korupsi, mark up harga, atau kualitas makanan yang tidak layak.

4. Insiden Keracunan MBG Kasus keracunan massal yang menimpa lebih dari 5.000 siswa penerima program MBG menunjukkan bahwa program ini belum dijalankan dengan kesiapan pengawasan ketat.

5.Penolakan Koperasi Merah Putih Kurangnya transparansi dan akuntabilitas Beberapa pihak merasa bahwa pengelolaan Koperasi Merah Putih tidak transparan dan tidak ada akuntabilitas yang jelas.

6.Kerugian keuangan Koperasi Merah Putih dilaporkan mengalami kerugian keuangan yang signifikan, yang menimbulkan kekhawatiran tentang kemampuan koperasi untuk membayar kembali simpanan anggota.

Aksi massa dari Gerakan Pemuda Merdeka yang dipimpin Sdr. Rudi dan Desta Lesmana menggambarkan penolakan mereka dalam beberapa tulisan di atas karton berwarna dengan narasi;

1.TOLAK KMP,
2.PENINDAS RAKYAT MBG LADANG KORUPSI,
3.PERAMPOK ANGGARAN PENDIDIKAN,
4.TOLAK MBG.

Massa Aksi berharap agar pemerintah Pusat meninjau kembali berbagai kebijakan terhadap MBG dan Koperasi Merah Putih, dan akan menggelar aksi yang lebih besar apabila Pemerintah masih acuh terhadap permasalahan ini.

RED

Berita Terkait

Kerja Rani Dan Fundraising GBKP Cililitan Sukses dan Capai Target : ” Bukan Karena Hebat Kami, Semua Berkat Tuhan”
Ponpes Tajul Alawiyyin bersama Polri, Menjaga Kamtibmas di Bulan Suci Ramadhan
Aktivitas BERSATU Dorong Pelajar Tangerang Raya Jauhi Narkoba dan Tawuran
Aktivis Mahasiswa Pakuan Bogor Suarakan Anti Anarkis, Karena Disusupi Kelompok Anarko
Publik Apresiasi Walikota Tangsel Benyamin Davnie Raih Pengharagaan Gemilang
Bina Pelajar Agar Tidak Terlibat Tawuran, Dirikan Alumni STM se-Kota Bogor
Dibalik Fasilitas Terbatas, RSUD Cabangbungin Tetap Unggul dalam Pelayanan
Dua Pasien Jadi Korban, AKPERSI Kecam Dugaan Malapraktik RSUD Cabangbungin

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Cegah Kejahatan Jalanan, Sat Samapta Polres Aceh Tenggara Gencarkan Patroli 3C di Sejumlah Desa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Babul Rahmah Gencarkan Patroli Dialogis, Cegah Karhutla Sebelum Meluas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Perkuat Pengawasan Perbatasan Aceh–Sumut, Polres Aceh Tenggara melalui Polsub Sektor Lawe Pakam Periksa Kendaraan dan Antisipasi Narkoba

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Bukit Tusam Gencarkan Patroli K2YD dan Edukasi Bahaya Karhutla

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Bukan Sekadar Publikasi, Si Humas Polres Aceh Tenggara Perkuat Kompetensi Kehumasan Jajaran Polsek

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Realisasi Anggaran tambahan TKD Pasca Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Aceh Tenggara Tahun Anggaran 2026 Capai Rp5,2 Miliar (41,05%)

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polsek Bukit Tusam Ajak Warga Jaga Hutan Tanpa Membakar

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Kapolsek Bambel Tinjau Tanggul Jebol, Personel Bantu Warga Terdampak Banjir

Berita Terbaru