KARO,Indonesia24.co|Pasca terealisasinya peletakan batu pertama “Monumen Juma Jokowi” di Liang Melas Datas (LMD) Desa Kutambelin Kecamatan Lau Baleng Kabupaten Karo Sumatera Utara yang dihadiri Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Bupati Karo Cory S Sebayang,Sabtu (04/11/2023) berjalan dengan sukses dan seperti yang diharapkan.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Desa Kutambelin,Efendra Sembiring,Rabu (08/11/2023) melalui pesan WhatsApp (WA) kepada Awak Media Indonesia-24.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Desa LMD ini mengatakan sangat bersyukur kepada Tuhan,saya sangat bangga dan sangat senang sekali atas semua yang sudah terealisasi dan terlaksana dengan baik dan palinh berkesan ketika semua tim panitia bersatu dengan kerelaan hati untuk pembangunan monumen “Juma Jokowi”, juga kesediaan Bapak Wali Kota Medan, Bobby Nasution disaat acara peletakan Batu Pertama, kegembiraan ini tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.”ujarnya.
Antusias masyarakat LMD juga dari luar, walau dilanda hujan dan jalan licin tidak menyurutkan semangat datang kelokasi, ini sungguh luar biasa.
Perjuangan ini sangat berat dan akhirnya sampai ke titik ini,banyak rintangan dan hambatan yang dihadapi,perjalanan ini melelahkan dengan digelarnha rapat umum 9 kali dan rapat internal 15 kali.”Pungkasnya.
Dengan minim pengalaman serta keterbatasan pengetahuan ini pekerjaan yang sangat berat bagi saya, tapi saya bersyukur memiliki team (tim) yang hebat dan tulus,seperti abanganda Boy Brahmawanta Sembiring tim arsitek dan kosultan yang menyumbangkan pikiran,waktu bahkan materi.
Masih kata Kepala Desa yang ramah ini,dalam arahan beliau semua bisa terlaksana dengan baik sampai saat ini,ada adik saya Jimmy Perangin-Angin yang selalu ada menuangkan ide dan arahan,waktu dan pikiran untuk rancangan “Monumen Juma Jokowi”katanya.
Ini juga tidak terlepas ada abang saya Hendra Tarigan yang ikut sebagai tim dari Jakarta dan tim Panitia yang ada di Liang Melas Datas (LMD).”Jelasnya.
Juma Jokowi” ini adalah lambang cinta,perjuangan,kemenangan dan persatuan yang harus diwariskan kepada generasi yang akan datang,monumen ini bukan hanya milik warga LMD tapi milik seluruh seluruh masyarakat suku karo,mari masyarakat suku karo di seluruh dunia untuk bersama-sama menyukseskan pembangunan monumen “Juma Jokowi” ini, karena ini adalah milik kita suku karo,mari tuangkan ide dan pikiran dan kita masih butuh dana materi.”Ajaknya.
Sebagai penggagas ide oleh oleh jeruk 3 ton ke Istana Presiden tanpa ada partai politik,tapi mengandalkan kekuatan kekuatan media, saya juga berterima kasih kepada rekan jurnalis dan teman semua,mohon terus doa dan dukungannya,saya juga berharap berdirinya monumen “Juma Jokowi” di LMD ini Suku Karo,Adat tradisional suku Karo,juga boleh dikenal ke Seluruh Indonesia bahkan dunia.”tegasnya.
Suku karo punya adat yang sangat baik,tidak brutal,sopan dan dengan nilai kekeluargaan boleh mencapai hal yang mustahil menjadi nyata.”tegasnya.
Saat ditanya Media, pembangunan Monumen Patung Presiden Joko Widodo (Juma Jokowi) dibangun di Desa Kutambelin Kecamatan Lau Baleng yang menelan biaya ± 2,5 Milyar dan saat peletakan Batu Pertama ini juga diwarnai Vidio Call Presiden Jokowi dengan Masyarakat LMD ini kapan selesai,Kepala Desa ini menjelaskan target selesai untuk pembangunan 100 persen adalah memerlukan waktu 6 sampai 7 bulan,tapi kita akan lakukan pembangunan 2 tahap yang berkelanjutan.
Pertama kita fokus dalam pembangunan Patung, taman lokasi patung dan akses jalan supaya sudah bisa dikunjungi perkiraan dibulan februari 2024 sudah selesai.”Tutup.”Kepala Desa Kutambelin,Efendra Sembiring.
(ERI/RANIE.S)