Pengurus dan Santri Yayasan Ulul Azmi Tulang Bawang Barat Tolak Radikalisme

INDONESIA24

- Redaksi

Rabu, 4 Oktober 2023 - 00:35 WIB

4054 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiulang Bawang Barat | Penolakan Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme semakin meningkat di Provinsi Lampung. Hal ini dinyatakan dengan deklarasi penolakan yang dilakukan oleh berbagai unsur dikalangan umat Islam.

Kali ini, kembali dilakukan oleh Pengurus dan Santri Yayasan Ulul Azmi Tiyuh Kibang Budi Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tiulang Bawang Barat, Provinsi Lampung, Sabtu (30/9/2023).

Penolakan tersebut dengan mendeklarasikan bahwa Inteloransi, Radikalisme dan Terorisme dapat meruntuhkan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang mana kegiatan tersebut akan merusak akhidah seseorang.

Dalam kegiatan deklarasi tersebut, turut hadir Kapolsek Lambu Kibang Iptu Amaluddin, Wakil Ketua MWCNU Lambu Kibang, Ustad Wahidin, Kepala KUA Lambu Kibang, Asep Aspahani, Da’i Kamtibmas Ustad M. Davidson, Ketua Ponpes Subulussalam, Ustadz Muhammad Ridwan, perwakilan Kemenag Tulang Bawang Barat serta Pengurus dan Santri Yayasan Ulul Azmi.

Mengawali kegiatan pendeklarasian, Toga Kecamatan Lambu Kibang, Nurdin Tasliman, mengatakan saya disini mewakili toga dan saya sangat mendukung dengan kegiatan pada hari ini.

Saya yakin yang hadir pada hari ini semua sepakat, dan kita juga harus membentengi diri dan keluarga kita terutama anak anak kita, karena di usia yang labil, mereka sangat gampang terpapar paham radikalisme, ucapnya.

“Maka dari itu, peran orang tua sangat penting dalam memperhatikan anak – anak nya,” tutur Nurdin.

Ia berharap, mudah – mudahan dalam acara ini ada masukan dari narasumber dan juga sebagai masukan kepada diri kita dan juga keluarga guna mengantisipasi adanya radikalisme, tutupnya.

Kemudian, Tomas Tiyuh Kibang Budi, Davidson mengatakan kalau kita baca, merunut sejarah berarti dulu pernah terjadi intoleransi, lalu gerakan tersebut lambat laun diminimalisir seolah – olah gerakan ini diwakili oleh ponpes ini.

“Jadi, acara ini mendeklarasikan bahwa kami Keluarga Ulul Azmi tidak ada lagi kaitannya dengan kegiatan yang melenceng dari NKRI. Saya berpesan yang berkecimpung di Ulul Azmi dan Subulussalam, Mari kita bersama sama memahamkan kepada umat bahwa Islam itu intoleransi tidak benar,” katanya.

Baca Juga :  Sedekah Bumi Desa Lengkong Diselenggarakan, Bacaleg Dapil III Mohon Doa restu

Davidson berharap, jika ada Ideologi semacam ini, mari adakan pendekatan secara persuasif agar tau kemana arah Ideologi ini, dan jangan dengan cara represif guna mengantisipasi. Oleh karena itu, perlunya kehadiran pihak kepolisian datang ke pondok – pondok pengajian dengan tujuan untuk memberikan pemahaman dan untuk mengetahui pemikiran masing – masing.

Bila ingin maju Indonesia ini, maka Nadhatul Ulama dan Muhammadyah agar bergandengan, jangan sampai kedua ini pecah, maka akan lahirnya intoleransi nantinya, pungkas David.

Sementara itu, Kapolsek Lambu Kibang, Iptu Amaludin mengatakan bertrimakasi sudah banyak yang datang dalam kegiatan ini, tentunya kita ketahui paham ini jangan sampai berkembang di tempat kita serta kita ketahui bahwa Islam itu adalah agama yang cinta damai.

Ketua Subulusalam, Ustad Ridwan menjelaskan, kami menolak paham intoleransi dan paham radikalisme, kita sudah mendengar banyak ceramah dan inti acara ini adalah merubah cara pandang kita terhadap agama.

“Semakin paham orang terhadap agama, saya yakin dia tidak akan terpapar radikalisme dan terorisme, saya yakin dengan cara menanggulangi nya adalah menuntut ilmu agama,” sambungnya.

Maka saya mewakili Ponpes Subulussalam, sangat mendukung kegiatan ini, serta bila ada yang di curigai terhadap agama jangan di tinggalkan, namun harus kita rangkul dan kita aja berdiskusi untuk menangkal serta membudidayakan tafaqudin, jangan kita intoleran terhadap saudara kita sendiri apa lagi orang lain, ucapnya.

“Saya sangat mendukung dengan kegiatan ini guna mencegah stigma negatif yang beredar di masyarakat, dan alhamdulillah kita dapat mengadakan acara ini serta saya menyambut acara ini dengan senang,” tutur Ridwan.

Baca Juga :  Track Record Jelas, Kelmi Amri Dinilai Paling Potensial Untuk Memimpin Rohul Lima Ke Depan

Kami berharap, semoga kedepan nya bisa mengadakan acara yang sama serta jangan kita menjauhi saudara saudara kita yang telah terpapar radikalisme, rangkul mereka.

Saya mengajak, kita tokoh agama mari berantas paham radikalisme, karena ini juga tugas kita bersama untuk menolak aliran yang menyimpang dari NKRI, sekali lagi saya mengucapkan terimakasih serta kami Subulussalam menolak aliran paham radikalisme, intoleransi dan radikalisme, pungkasnya.

Ustad Almutakin, Pembina Yayasan Rumah Qur’an Ulul Azmi, menyebutkan, telah banyak kita dengarkan yang intinya menolak paham intoleransi ,radikalisme dan terorisme.

“Kami mengajak untuk memahami agama secara universal dan secara luas agar nantinya tidak salah jalan,” katanya.

Sementara itu, Ustadz Sultoni mengatakan, saya sangat senang sekali pada hari ini karna saya dapat bertemu dengan saudara saudara saya dan terlebih hari ini saya bersama bapak bapak semuanya mukmin dan muslim

Saya ini asli dari sini dan saya merupakan alumni dari Cikeas, mungkin karena saya, unit 6 ini menjadi viral, saya juga tertangkap karena sudah ada buktinya, artinya apa, tidak mungkin seseorang itu di tangkap kalau sudah ada bukti valid dan saya sangat bersedih karena ulul azmi menjadi citra buruk di mata masyarakat, semoga jangan ada dari kita yang mengikuti jejak saya, katanya.

Bagi kami, NKRI juga bukan paksaan dari Polda ataupun Densus 88, melainkan dari diri kami sendiri, maka ciri khusus dari pemahaman ini ada menutup diri sendiri, terorisme bukan dari Islam karena Islam tidak mengajarkan seperti itu.

“ Mari kita saling bertoleransi dalam perbedaan pendapat namun jangan sampai hal itu menjadi perpecahan bagi kita, kadang kadang kita ini salah menempatkan ilmu dan tempatnya,” tutupnya. (RED)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Konflik Masyarakat Sei Kuning Dengan PKS PT SKA Berlanjut, Kini Hampir Bentrok
8 Program unggulan Zahir & Aslam,wujudkan Batu Bara maju
Ketua Tim Kampanye Zahir & Aslam Pimpin Rapat Bahas Divisi Kampanye Per kecamatan
Bustan Pinrang Resmi Dukung Pasangan Cudy – Agusto untuk Cagub Bacagub Sulawesi Tengah
Penetapan Paslon Zahir-Aslam Sudah Penuhi Ketentuan yang Berlaku
Tomas Mangkai Lama Suroto Mendoakan Zahir – Aslam, Lanjutkan Pimpin Batu Bara
Pilkada Batu Bara: Ngopi Bareng, Warga Minta Zahir Lanjutkan Program Berobat Gratis
Tim Zas Center Siap Menangkan Zahir-Aslam di Tanjung Tiram

Berita Terkait

Sabtu, 5 Oktober 2024 - 22:22 WIB

Selamat dan Sukses Atas Pelantikan Dharma Elfrishon Situmorang Sebagai Anggota DPRD Partai GELORA Kab. Karo Periode 2024-2029

Jumat, 4 Oktober 2024 - 20:46 WIB

ni 40 Anggota DPRD Karo Periode 2024-2029 yang di Lantik

Jumat, 4 Oktober 2024 - 15:17 WIB

TOSS!!Tino Mimana dan Onasis Sitepu Kunjungi Pusat Pasar Dan Pajak Buah Berastagi

Jumat, 4 Oktober 2024 - 07:25 WIB

Selamat dan Sukses Atas Pelantikan FERI EDISONTA MILALA Menjadi Anggota DPRD Karo Periode 2024-2029

Jumat, 4 Oktober 2024 - 07:19 WIB

Rehulina Br Tarigan Anggota DPRD Karo Periode 2024-2029 Dari Fraksi Nasdem Ucapkan Terima Kasih Kepada Masyarakat Karo Daerah Pemilihan I

Jumat, 4 Oktober 2024 - 01:53 WIB

Ketua Aman Bang : Anak Muda Pilih Yang Muda..!!!

Rabu, 2 Oktober 2024 - 23:18 WIB

Latif Purba : Jika benar mereka Pemerintah Desa Beganding Murni tidak melakukan Dugaan Korupsi dipenggunaan Dana Desa..!!!Kenapa tidak menghadiri undangan dari Penyidik .

Rabu, 2 Oktober 2024 - 08:19 WIB

Aliansi Milenial Anak BAngsa (AMAN BANG) Dukung TOSS..!! Menjadi Bupati dan Wakil Bupati Karo

Berita Terbaru